bogortraffic.com, BOGOR- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bosowa Bina Insani menjadi salah satu penyokong utama Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan di Kota Bogor. Melalui inisiatif ini, ribuan anak sekolah di berbagai jenjang pendidikan mendapatkan asupan makanan sehat setiap hari.
Kepala SPPG Yayasan Bosowa Bina Insani, Amanda Mary Kartika Palar, menjelaskan bahwa lembaganya melayani 10 sekolah, termasuk SPS Cahaya Ummat, TK Bina Insani, hingga SD dan SMA di wilayah Kota Bogor. Selama masa uji coba, SPPG memproduksi 2.983 porsi makanan bergizi gratis setiap harinya.
“Ke depannya, jumlah ini bisa bertambah atau bergantian dengan sekolah lain agar manfaat program ini dirasakan lebih luas,” ungkap Amanda.
Menu makanan yang disajikan mengikuti pedoman “Isi Piringku” dengan komposisi nasi, lauk pauk, sayur, dan buah. Beberapa menu yang telah disajikan antara lain ayam goreng kecap, capcay, scrambled egg, tumis kacang panjang dengan tempe, hingga fuyunghai saus asam manis.
Selain Yayasan Bosowa, Program Makan Bergizi juga didukung oleh SPPG di Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal. Sejak beroperasi pada 18 November 2024, SPPG ini memasok 3.018 porsi makanan per hari ke 15 sekolah, mulai dari TK hingga SMA.
Kepala SPPG Kedungbadak, Ayu Pertiwi, menjelaskan bahwa proses produksi makanan dimulai pukul 7 malam, diawali dengan persiapan bahan baku, diikuti oleh pengolahan masakan pada pukul 1 dini hari. Proses pemorsian dan pengemasan dilakukan sejak pukul 4 dini hari sebelum makanan didistribusikan menggunakan dua mobil pengantar.
“Menu kami berbeda setiap harinya dan disusun oleh ahli gizi dalam siklus menu 10 hari agar variasi gizi dan rasa tetap terjaga,” jelas Ayu.
Bangunan SPPG di Kedungbadak berdiri di atas lahan seluas 21,6 x 21,6 meter persegi dengan tim operasional yang terdiri dari 51 pegawai, termasuk ahli gizi, koki, dan tim distribusi. Fasilitas pendukung mencakup ruang persiapan, gudang penyimpanan bahan kering, ruang pendingin, dan kendaraan distribusi.
“Kami memastikan bahan baku segar dikirim setiap hari, khususnya sayur dan daging, agar makanan yang dihasilkan berkualitas tinggi,” tambah Ayu.
Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga menghadirkan makanan yang lezat dan disukai. Amanda berharap program ini dapat meningkatkan semangat anak-anak dalam mengonsumsi makanan sehat.
“Dengan program ini, kami ingin memastikan gizi anak-anak terpenuhi sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan produktif,” tutup Amanda.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak Kota Bogor, membangun generasi yang lebih sehat, dan memastikan akses terhadap makanan bergizi yang merata.





