bogortraffic.com, BEIJING — Inovasi robotika global kembali mencatatkan sejarah baru. Mornine, robot humanoid pertama yang dikembangkan oleh AiMOGA, resmi dinobatkan sebagai robot humanoid pertama di dunia yang berhasil mengantongi tiga sertifikasi dan standar Uni Eropa sekaligus.
Pengujian dan sertifikasi komprehensif yang mencakup aspek hardware dan software ini dikeluarkan oleh lembaga pengujian independen global, TÜV Rheinland.
President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, menegaskan bahwa pencapaian robot humanoid Mornine AiMOGA raih sertifikasi Eropa ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap standar keselamatan dan keandalan sistem operasi.
“Bagi AiMOGA, sertifikasi bukan sekadar tahap administratif, melainkan fondasi agar robot dapat diterapkan secara aman di dunia nyata,” ujar Zhang Guibing, Rabu (27/8/2026).
Rincian Sertifikasi Internasional Mornine
Melalui penilaian ketat lembaga TÜV Rheinland serta otoritas global, Mornine sukses memenuhi standar kepatuhan tingkat tinggi berikut:
* CE-MD (Machinery Safety Directive): Menilai aspek keselamatan mekanis, kelistrikan, fungsional, serta integrasi desain sistem hardware dan software.
* EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection): Mornine tercatat sebagai robot humanoid pertama di dunia yang memenuhi standar keamanan siber dan perlindungan data terbaru Uni Eropa (EN 18031-1 & EN 18031-2).
* CE-RED (Radio Equipment Directive): Memastikan stabilitas sinyal dan kompatibilitas elektromagnetik modul komunikasi di lingkungan komersial terbuka.
* Sertifikasi FCC (Amerika Serikat): Memenuhi standar ketentuan frekuensi radio dan interferensi elektromagnetik perangkat nirkabel.
Ekspansi Global dan Implementasi Nyata
Hingga kini, solusi robotika AiMOGA telah diterapkan di lebih dari 100 skenario nyata di 60 negara dan wilayah.
Robot Mornine sendiri telah dioperasikan secara komersial di jaringan diler otomotif lintas negara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Afrika Selatan, guna mendukung layanan penyambutan tamu, pemanduan, hingga konsultasi interaktif.
Di kawasan Asia Tenggara, AiMOGA terus memperluas penetrasinya melalui AI Robot Experience Center di Vietnam serta partisipasi dalam pameran teknologi global seperti World Robot Conference (WRC) 2026 di Beijing.
Dengan kombinasi standar keamanan global dan fleksibilitas fungsi operasional, AiMOGA melihat pasar Indonesia memiliki potensi besar untuk adopsi robotika tidak hanya di sektor otomotif, tetapi juga ritel, layanan kesehatan, hingga pelayanan publik modern.





