bogortraffic.com, JAKARTA — Menjelang satu abad perjalanan panas bumi nasional, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi transisi energi melalui sejumlah kerja sama strategis dalam ajang The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Langkah PGE pacu proyek panas bumi IIGCE 2026 ini ditandai dengan penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) bersama PT PLN (Persero) dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP), serta penerimaan mandat penugasan eksplorasi dari Kementerian ESDM.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa capaian ini menegaskan peran PGE dalam memperkuat ketahanan energi bersih nasional.
”PGE optimistis tambahan unit yang dikembangkan bersama PLN IP ini menyediakan suplai listrik bersih yang andal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” kata Ahmad Yani, Rabu (19/8/2026).
Melalui kesepakatan LoI, konsorsium PGE dan PLN IP akan menggarap proyek Bottoming Unit (BU) dengan memanfaatkan panas sisa (bottoming cycle) lewat teknologi binary:
- PLTP Ulubelu BU (Lampung): Memiliki kapasitas 30 megawatt (MW).
- PLTP Lahendong BU (Sulawesi Utara): Memiliki kapasitas 15 MW.
- Target Operasi: Kedua proyek dijadwalkan mencapai Commercial Operation Date (COD) pada tahun 2028.
Selain penandatanganan LoI, PGE resmi menerima Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Panas Bumi di wilayah Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatra Barat.
SK Menteri ESDM Nomor 176.K/EK.04/MEM.E/2026 diserahkan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia setelah PGE memenangi proses seleksi kompetitif dengan nilai 87,01.
Wilayah PSPE seluas ±29.897 hektare ini memiliki estimasi potensi cadangan panas bumi sebesar 77 MWe yang diperkirakan mampu memasok listrik untuk 40 ribu rumah tangga.
Memasuki abad kedua panas bumi Indonesia, PGE berkomitmen menjaga keandalan operasi serta memacu proyek strategis lain seperti Lumut Balai Unit 3 & 4, Hululais Unit 1 & 2, serta Gunung Tiga guna mendukung target Net Zero Emission 2060.





