Aji Santoso Evaluasi Lini Pertahanan Jelang Lawan Persikabo 1973

Bogor Traffic, Sepakbola, Surabaya – Jelang pertandingan pekan ke-6 BRI Liga 1 2023/24, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, telah mematangkan persiapan timnya untuk menghadapi Persikabo 1973 pada Jumat sore (4/8).

Persebaya Surabaya menghadapi beban berat karena belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Untuk menghindari tren negatif tersebut, Aji Santoso telah melakukan evaluasi dan pembenahan agar timnya bisa meraih poin penuh saat menjamu Persikabo 1973.

Berita Lainnya

Aji Santoso memberikan perhatian khusus pada semua lini tim, terutama lini pertahanan yang menurutnya masih memerlukan banyak pembenahan. Ia menyebut bahwa lini pertahanan yang dipimpin oleh bek tangguh asal Serbia, Dusan Stefanovic, masih mudah ditembus oleh pemain lawan.

“Ya, kemarin kemasukannya juga hanya sedikit kesalahan pemain belakang yang seharusnya bola itu di-clearance, tapi Dusan (Stefanovic) dia tidak melihat pemain di belakangnya ketika bola lepas,” ungkap Aji Santoso.

Pelatih yang telah menangani Persebaya sejak musim 2019 itu meminta para pemainnya untuk memperbaiki komunikasi di antara mereka, terutama di lini pertahanan. Baginya, komunikasi yang baik di lapangan sangat penting untuk membaca situasi permainan dan mengambil keputusan yang tepat dalam menetralisir serangan lawan.

“Ya, tetap komunikasi atau sebagai keputusan pemain belakang, tidak salah. Kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal,” ujar Aji Santoso.

Aji Santoso meyakinkan bahwa persiapan Persebaya menghadapi Persikabo 1973 telah dilakukan dengan matang, mencakup semua aspek, seperti taktik, fisik, dan juga mental para pemain. Dia berharap timnya bisa meraih hasil positif dalam pertandingan tersebut, terlebih lagi karena Persebaya akan bermain di kandang sendiri, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Namun, dalam dua pertandingan kandang musim ini, Persebaya belum berhasil meraih kemenangan untuk Bonek Mania, suporter setianya.

“Saya telah mempersiapkan tim untuk pertandingan melawan Persikabo (1973), baik dalam komposisi pemain maupun cara bermain,” tandas Aji Santoso.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan