PT KAI Daop 8 Surabaya Cek Rel Jelang Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025

PT KAI Daop 8 Surabaya, Jawa Timur melakukan peninjauan proses perawatan rel kereta api di wilayah Bangil, Kabupaten Pasuruan hingga Malang, Kamis (24/10/2024). (Foto: Dok. PT KAI Daop 8 Surabaya)

bogortraffic.com, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Jawa Timur, melakukan persiapan jelang masa angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan mengecek kondisi rel dari Stasiun Bangil, Kabupaten Pasuruan hingga Stasiun Lawang, Kabupaten Malang, pada Kamis (24/10/24). Persiapan ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna layanan angkutan kereta api.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa inspeksi tersebut berfokus pada pengecekan prasarana dan fasilitas operasional dalam rangka menyambut musim angkutan akhir tahun.

Bacaan Lainnya

“Inspeksi lintas difokuskan pada pengecekan kondisi prasarana dan fasilitas operasional dalam mempersiapkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru,” kata Luqman.

Menurut Luqman, kegiatan pengecekan rel ini melibatkan seluruh bagian operasional di KAI Daop 8 Surabaya. Fokus utama pemeriksaan mencakup perawatan rel dan pemetaan potensi daerah rawan yang membutuhkan pengawasan ekstra, terutama karena periode Natal dan Tahun Baru tahun ini bertepatan dengan musim hujan.

“Antisipasi dilakukan di titik-titik rawan banjir dan longsor. Kami berencana menyiagakan petugas pemeriksa jalur ekstra, petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, serta petugas posko di daerah yang memerlukan perhatian khusus,” tambahnya.

Selain pemeriksaan kondisi rel, KAI Daop 8 juga memeriksa kondisi lima stasiun utama, yaitu Stasiun Bangil, Stasiun Wonokerto, Stasiun Sukorejo, Stasiun Sengon, dan Stasiun Lawang. Luqman menyebutkan bahwa jajaran manajemen KAI Daop 8 Surabaya terjun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM), melakukan pembinaan pegawai, mengecek fasilitas pelanggan, serta memeriksa kelayakan wesel dan aspek penunjang lainnya.

“Pemeriksaan dilakukan secara detail di masing-masing stasiun untuk memastikan semuanya dalam kondisi prima dan siap mendukung operasional selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Luqman berharap upaya ini dapat meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan, khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Malang.

“Kami berusaha agar kereta api selalu menjadi pilihan favorit masyarakat untuk bepergian,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan