Optimistis Jadi Lumbung Pangan Dunia, Presiden Prabowo Dorong Pengembangan Potensi di NTT

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan dampak bencana gempa bumi di posko pengungsi di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere di Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026). [Foto: Dok. BPMI Setpres/LailyRachev.]

bogortraffic.com, NAGEKEO — Presiden Prabowo Subianto optimistis wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mampu berkembang menjadi sumber pangan strategis bagi Indonesia hingga tingkat dunia melalui optimalisasi potensi daerah.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Prabowo saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Gempa NTT di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

Bacaan Lainnya

Pernyataan ini menyoroti pentingnya keberanian berpikir besar untuk mengubah lahan tidur menjadi kawasan pertanian produktif.

“Saya optimistis daerah sini nanti bisa jadi sumber pangan bangsa dan dunia. Kita harus bertekad, berani berpikir besar, dan punya target yang tinggi,” tegas Presiden Prabowo, Rabu (26/8/2026).

Guna merealisasikan target ketahanan pangan tersebut, pemerintah telah menyetujui rencana pembukaan lahan pertanian seluas 8.000 hektare serta area budidaya perikanan seluas 100 hektare di Kabupaten Nagekeo.

Presiden Prabowo memaparkan tiga pilar utama penguatan ekonomi produktif di wilayah kepulauan NTT:

  • Sektor Perikanan & Rumput Laut: Memaksimalkan potensi perairan laut NTT yang masih jernih dan belum tercemar untuk budidaya komoditas bahari skala besar.
  • Penerapan Teknologi Desalinasi: Mendorong pengolahan air laut menjadi air bersih hingga tingkat desa guna menopang sektor pertanian dan kebutuhan warga.
  • Pemanfaatan Energi Terbarukan: Mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan perbukitan yang belum produktif sebagai penyuplai energi proyek ekonomi lokal.

Melalui penguatan teknologi desalinasi, infrastruktur energi surya, dan perluasan lahan tanam, Presiden Prabowo meyakini ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat NTT dapat meloncat lebih cepat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan