bogortraffic.com, BOGOR– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan promosi besar-besaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Total sebanyak 1.086 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) mengalami rotasi jabatan dalam rangka penguatan kelembagaan dan peningkatan kinerja organisasi.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa mutasi tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri secara optimal.
“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo.
Mutasi dan promosi personel Polri ini tertuang dalam lima Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 15 Desember 2025. Dari total tersebut, sebanyak 928 personel mendapatkan promosi jabatan maupun penugasan setara (flat).
Salah satu rotasi strategis dalam mutasi ini adalah penunjukan Irjen Edy Murbowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kakor Binmas Baharkam Polri, menjadi Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB). Edy menggantikan Irjen Hadi Gunawan yang telah memasuki masa pensiun.
Tak hanya perwira laki-laki, mutasi kali ini juga memberikan ruang lebih luas bagi polisi wanita (Polwan) untuk menduduki jabatan strategis. Tercatat, 35 Polwan mendapatkan promosi jabatan dalam rotasi tersebut.
Salah satu promosi strategis diberikan kepada Brigjen Sulastiana yang ditunjuk sebagai Wakapolda Papua Barat, menandai komitmen Polri dalam mendorong kesetaraan dan profesionalisme di lingkungan institusi kepolisian.
“Melalui mutasi ini, Polri berharap kinerja organisasi semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Trunoyudo.
Mutasi dan promosi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Polri dalam memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjawab tantangan keamanan dan pelayanan publik yang semakin kompleks.





