bogortraffic.com, PONTIANAK — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat mengatasi dampak kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Melalui BWS Kalimantan I dan BPBPK Kalbar, Kementerian PU menerjunkan alat berat, pompa pemadam, hingga armada air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga dan mendukung pemadaman api.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan kesiapsiagaan jajarannya dalam menghadapi dampak kemarau panjang tahun 2026, terutama setelah Kab. Kubu Raya menetapkan status darurat karhutla.
”Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Menteri Dody.
Kemarau akibat El Nino meningkatkan risiko kebakaran di lahan gambut pesisir Kalbar. Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid, menyampaikan pihaknya berkoordinasi dengan BPBD serta memetakan titik sumber air di wilayah rawan seperti Ketapang dan Kubu Raya.
Sementara itu, Kepala BPBPK Kalbar, Mohd. Yoza Habibie, memfokuskan pengerahan unit untuk menyalurkan air bersih dari PDAM terdekat ke wilayah terdampak seperti Kubu Raya, Kayong Utara, Pontianak, Singkawang, dan Sanggau.
Untuk menunjang operasional penanggulangan bencana di lapangan, Kementerian PU menyiagakan sejumlah peralatan utama:
- Pompa & Listrik: 4 unit pompa pemadam, 10 unit pompa alkon, 2 unit genset, dan 1 unit alat geolistrik.
- Tampungan & Sanitasi Air: 4 unit toren (5.000 liter), 2 unit hidran umum, 8 unit WC portable, dan 7 unit septic tank Biority.
- Armada Mobilisasi: 5 unit truk tangki air bersih (4.000 liter), 2 unit mobile pump, 2 unit truk vakum tinja, serta 6 unit perahu karet.
- Alat Berat: 1 unit excavator long arm dan 3 unit excavator standar.
Langkah terpadu ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan air bersih masyarakat sekaligus meminimalkan penyebaran titik api di wilayah Kalimantan Barat.





