Hotspot Nasional Menurun, Kementerian Kehutanan Tetap Siagakan Operasi Karhutla

Jumlah hotspot nasional turun jadi 365 titik, Kementerian Kehutanan terus perkuat operasi darat dan udara tangani karhutla.

bogortraffic.com, JAKARTA – Kementerian Kehutanan terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski pantauan data SiPongi menunjukkan penurunan jumlah hotspot secara nasional.

Per Senin (28/9/2026) pukul 21.00 WIB, terdeteksi 365 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence), turun dari 559 titik pada hari sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Dari enam provinsi prioritas, Sumatera Selatan mencatatkan kenaikan tertinggi menjadi 96 titik, sementara Kalimantan Tengah mengalami penurunan signifikan menjadi 37 titik. Adapun Riau dan Kalimantan Barat terpantau nihil hotspot.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu yang terdeteksi satelit dan bukan jumlah pasti kejadian kebakaran, sehingga seluruh titik harus diverifikasi melalui pemeriksaan langsung (groundcheck) di lapangan.

Guna mendukung penanganan darat dan udara, pemerintah menyiagakan 61 unit armada udara, terdiri atas 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta 44 unit untuk water bombing. Di lapangan, Manggala Agni bersama TNI, Polri, BNPB, dan relawan terus memfokuskan pembasahan serta pendinginan, khususnya pada kawasan gambut yang rentan menyimpan api di bawah permukaan.

Berdasarkan pantauan PM2.5 BMKG, kualitas udara secara umum di sebagian besar wilayah Indonesia berada pada kategori baik hingga sedang. Namun, pemantauan ketat tetap dilakukan di sejumlah bandara prioritas untuk mengantisipasi dinamika jarak pandang dan konsentrasi asap.

Masyarakat dan pelaku usaha diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan indikasi titik api kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan