Bobby Hartawan: Inovasi Ekstraksi Asbuton ITS Jadi Titik Balik Industri Nasional

CEO Aspindo Group, Bobby Hartawan Wijaya

bogortraffic.com, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi mengoperasikan Laboratorium Teknologi Aspal Buton Berkelanjutan, Rabu (30/9/2026). Fasilitas riset ini dikembangkan untuk mengoptimalkan pengolahan dan pemisahan bitumen dari mineral asbuton melalui teknologi ekstraksi hidrotermal dengan efisiensi melampaui 95 persen.

Pengembangan teknologi asbuton karya peneliti ITS ini mendapat apresiasi positif dari sektor industri. Aspindo Group, produsen dan penyedia solusi infrastruktur aspal berbasis di Surabaya, menyatakan kesiapannya untuk mengawal proses pengujian hingga skala produksi nasional.

Bacaan Lainnya

CEO Aspindo Group, Bobby Hartawan Wijaya, menilai terobosan teknologi tersebut menjadi momentum krusial bagi kemandirian industri konstruksi dalam negeri.

“Inovasi laboratorium ITS ini merupakan titik balik luar biasa bagi industri aspal nasional. Efisiensi ekstraksi hingga di atas 95 persen adalah terobosan yang kita butuhkan untuk menjadikan asbuton sebagai tuan rumah di negeri sendiri,” kata Bobby.

“Aspindo Group bangga dan siap mendukung penuh proses pengujian lanjutan serta hilirisasi riset ini agar segera meluncur ke tahap produksi nasional,” lanjutnya.

Guna memastikan keterjangkauan distribusi produk hasil hilirisasi ke seluruh pelosok tanah air, Aspindo Group menyiagakan ekosistem logistik terpadu yang mencakup empat terminal aspal, 200 unit truk tanker, serta armada kapal tanker khusus antarpulau.

“Kami telah menyiapkan ekosistem logistik yang matang, mulai dari terminal penyimpanan hingga armada transportasi darat dan laut. Komitmen Aspindo Group adalah memastikan hasil hilirisasi asbuton berteknologi tinggi ini nantinya dapat terdistribusi secara lancar, efisien, dan merata untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan