bogortraffic.com, KOTA BOGOR- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meluncurkan inovasi Gerakan Pemotongan Paralon Bersama (Kantong Lober) sebagai langkah konkret dalam penanganan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Program ini ditujukan untuk mempercepat penanganan sanitasi yang aman di seluruh kelurahan Kota Bogor.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menjelaskan bahwa Kantong Lober merupakan wujud komitmen Pemkot dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Pj. Hery berharap Inovasi ini bisa memberikan solusi terkait masalah sanitasi yang berkontribusi pada tingginya angka stunting di beberapa daerah.
“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, terdapat hubungan langsung antara tingginya angka ODF dan stunting. Maka, dengan sanitasi yang lebih baik, kita berharap bisa menurunkan angka stunting di Kota Bogor,” kata Hery di Kota Bogor, Rabu.
Gerakan Kantong Lober telah dicanangkan di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan. Program ini melibatkan aksi nyata dengan memotong paralon yang membuang limbah domestik ke kolam ikan atau sungai, sebuah praktik yang umum terjadi dan membahayakan kesehatan lingkungan.
Hery menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam program ini.
“Keberhasilan dari gerakan ini bukan diukur dari berapa banyak paralon yang dipotong oleh pemerintah, melainkan dari seberapa banyak masyarakat yang secara sadar memotong paralon mereka sendiri dan berhenti membuang limbah ke sungai atau kolam,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya edukasi, Hery meminta agar sosialisasi tentang program Kantong Lober dilakukan secara masif oleh pihak kelurahan dan kecamatan.
Pemasangan spanduk serta penyuluhan di setiap wilayah diharapkan dapat mempercepat tercapainya target bebas BABS di Kota Bogor.






