Percepat Aktivasi IKD, Pemkab Bogor Targetkan 30 Persen Penduduk Terintegrasi

Kegiatan Gebyar Adminduk Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan pelayanan administrasi. (Foto: Pemkab Bogor)

Bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR- Penduduk Kabupaten Bogor yang telah mengaktivasi IKD (Identitas Kependudukan Digital) hingga saat ini masih rendah. Berdasarkan data Disdukcapil, baru sekitar 1,5 persen yang aktivasi IKD dari total penduduk yang memiliki e-KTP.

Melihat kekurangan ini, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengatakan akan mempercepat aktivasi IKD. Ia akan melakukan sejumlah langkah seperti melakukan road show ke kantor-kantor pemerintah kecamatan sampai kelurahan dan desa.

Berita Lainnya

“Kita tahu sendiri dengan jumlah penduduk yang cukup banyak: 5,7 juta jiwa. Tentu ini harus ada percepatan dan hari ini (gebyar Adminduk) adalah bagian dari percepatan itu,” katanya.

Mereka sendiri telah diberikan target oleh Kemendagri. Dalam tahun ini minimal 30 persen penduduk warga Bogor sudah terintegrasi dengan IKD.

“Tentu itu langkah kita dan pemerintah Kabupaten akan berupaya untuk mencapai target ini. Tempat-tempat pelayanan publik diminta mempercepat kinerjanya,” tuturnya.

Saat ini jumlah penduduk yang aktivasi IKD masih terpusat di Cibinong. Melihat hal ini, kata Asmawa, berarti kantor pelayanan di 39 kecamatan lain harus dioptimalkan.

“Targetnya semua warga masyarakat untuk bisa segera aktivasi. Sekarang ini konsentrasi masih di Cibinong, artinya masih ada 39 kecamatan lain lagi yang harus kita dorong,” terangnya.

Kadisdukcapil Hadijana menerangkan saat ini pihaknya sebenarnya telah melakukan jemput bola perekaman IKD. Namun kedepannya mereka akan lebih memaksimalkan hal tersebut.

“Kemarin beberapa dinas kita sudah melaksanakan, tapi ada juga beberapa yang belum karena jadwal mereka belum siap. Tapi kita kapanpun asal ada informasi ingin aktivasi IKD meskipun hanya lisan tetap akan kirim operator langsung,” terangnya.

Terdekat mereka akan mulai menyasar sekolah-sekolah yang ada di kabupaten Bogor. Ia berharap ini bisa meningkatkan presentasi pembuatan IKD. “Kita juga sudah ngobrol dengan disdik nanti kita akan sisir juga mulai dari sekolah-sekolah,” sebutnya.

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi berharap target yang diberikan ke Kabupaten Bogor bisa tercapai dengan baik. Mereka sendiri juga terus meningkatkan kemudahan dalam pembuatan IKD.

“Saat ini memang masyarakat untuk aktivasi masih perlu verifikasi dari dinas Dukcapil. Sehingga kita sedang kembangkan agar aktivasi bisa online secara penuh. Kita harapkan nanti mei sudah bisa kita keluarkan projek tersebut,” harapnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan