Bupati Bogor Resmikan Nama Jalan Ipik Gandamana

Bupati Bogor Rudy Susmanto resmi memberikan nama Jalan Ipik Gandamana pada salah satu ruas jalan di lingkar Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (21/4/2025).

bogortraffic.com, KABUPATEN  BOGORBupati Bogor Rudy Susmanto resmi memberikan nama Jalan Ipik Gandamana pada salah satu ruas jalan di lingkar Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (21/4/2025). Penamaan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas jasa Raden Ipik Gandamana Sumawinata, Bupati Bogor pertama yang menjabat pada periode 1948–1949.

Ipik Gandamana dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah pemerintahan di Jawa Barat. Selain menjabat sebagai Bupati Bogor, ia juga pernah menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat (1947–1952), Gubernur Jawa Barat (1956–1960), hingga Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (1959–1964).

Bacaan Lainnya

“Ini bentuk penghormatan kita kepada para tokoh pejuang dan pelayan masyarakat yang telah memberikan kontribusi besar untuk Kabupaten Bogor dan Indonesia,” ujar Bupati Rudy dalam sambutannya saat meresmikan nama jalan.

Dalam peresmian tersebut, Rudy turut mengundang perwakilan keluarga dari Ipik Gandamana. Acara simbolis ditandai dengan pemasangan papan nama Jalan Ipik Gandamana di kawasan Pakansari, tidak jauh dari kawasan olahraga dan rekreasi terbesar di Kabupaten Bogor.

Tak hanya Jalan Ipik Gandamana, Bupati Rudy juga meresmikan tiga ruas jalan lainnya yang kini resmi menyandang nama tokoh-tokoh nasional dan daerah:

  1. Jalan Jenderal Sudirman – Penghubung Stadion Pakansari hingga lampu merah Kandang Roda.

  2. Jalan Soekarno Hatta – Penghubung lampu merah Kandang Roda ke Tugu Pancakarsa.

  3. Jalan Jenderal Hoegeng – Akses selatan penghubung Ciawi-Gadog, usulan dari Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Sebelumnya, jalan penghubung GOR Pakansari dan Jalan Tegar Beriman juga telah dinamai Jalan Kolonel Edy Yoso Martadipura, sebagai bentuk penghargaan terhadap Bupati Bogor ke-9.

“Dari jalan Tegar Beriman menuju Pakansari, sudah ada nama Jalan Edy Yoso. Maka, sebagai bupati pertama, Pak Ipik Gandamana layak kita abadikan juga di jalan lingkar Pakansari ini,” kata Rudy.

Program penamaan jalan ini, menurut Rudy, merupakan bagian dari langkah awal untuk memberi nama jalan-jalan strategis di Kabupaten Bogor dengan nama tokoh nasional dan lokal. Hal ini dinilai penting untuk mengabadikan sejarah dan menanamkan nilai-nilai perjuangan pada masyarakat, terutama generasi muda.

“Kita harus menghormati jasa para pejuang dan tokoh yang telah memperjuangkan dan membangun negeri ini. Salah satunya adalah dengan mengabadikan nama mereka dalam ruang publik,” tegasnya.

Rudy menegaskan bahwa perubahan nama jalan akan dilakukan secara bertahap, agar tidak menimbulkan kendala dalam proses administratif masyarakat seperti dokumen kependudukan maupun legalitas alamat.

“Kita siapkan masa transisi agar masyarakat tidak kaget. Pelayanan tetap berjalan normal, sambil bertahap menyesuaikan dengan nama-nama jalan baru,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan