bogortraffic.com, BOGOR- Dalam sebuah langkah strategis dan bersejarah, Sandiaga Salahuddin Uno secara resmi menjalin kemitraan dengan United Media Asia (UMA) untuk membentuk dana investasi sebesar Rp5 triliun guna memperkuat sektor ekonomi kreatif Indonesia.
Penandatanganan perjanjian berlangsung di Corner 28, Jakarta, dan disaksikan langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Kesusastraan, Fadli Zon, yang menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif ini.
Dana investasi tersebut akan difokuskan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi budaya dan ekonomi kreatif yang mampu bersaing secara global.
Fokus alokasi dana mencakup produksi konten lokal, pengembangan talenta, pendidikan vokasi, teknologi, hingga infrastruktur kreatif.
“Dana ini bukan sekadar modal, tetapi bentuk nyata komitmen terhadap identitas bangsa, penciptaan peluang ekonomi, dan relevansi global,” ujar Sandiaga Uno
. “Bersama UMA, kita membangun fondasi untuk mengangkat potensi kreatif Indonesia dan menciptakan industri yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi.” tambahnya
Chief Commercial Officer UMA, Anka Zumi, menambahkan bahwa inisiatif ini akan berdampak besar bagi lahirnya karya kreatif berkelas dunia serta memperkuat ekosistem pendidikan dan tenaga kerja kreatif Indonesia.
“Dengan kepemimpinan Pak Sandiaga dan dukungan kementerian, dana ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia siap memimpin transformasi budaya dan ekonomi kreatif di tingkat global,” ujar Anka.
Menteri Kebudayaan dan Kesusastraan, Fadli Zon, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, kekayaan budaya Indonesia harus dikapitalisasi secara bijak untuk menciptakan dampak global.
“Visi besar UMA yang didampingi kepemimpinan Bapak Sandiaga Uno menjadi preseden kuat bagi kemitraan publik-swasta yang mampu mentransformasi lanskap kreatif nasional,” kata Fadli.
Program ini juga akan menggandeng BUMN seperti PFN dan Danantara dalam berbagai proyek strategis berdampak tinggi. Rincian lebih lanjut mengenai program akan diumumkan pasca 20 Mei 2025.
Tidak hanya itu, inisiatif ini diprediksi akan menarik minat mitra strategis dari sektor media, teknologi, keuangan, dan pendidikan, baik dari dalam maupun luar negeri. Harapannya, kolaborasi ini dapat memperluas jangkauan budaya Indonesia dan memperkuat posisi bangsa di panggung kreatif global.





