Panen Raya Kebun Kopi Cikoneng: Produksi Naik 3,5 Kali Lipat Berkat Revitalisasi Bakti BCA

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn (kelima kiri) didampingi oleh Penyuluh Pertanian Ahli Muda Reza Septian (kanan) dan Ketua Yayasan Kopi Nasional Litha Brent (ketiga kanan) serta jajaran manajemen BCA membuka panen raya dan meresmikan program revitalisasi tahap kedua Kebun Kopi Cikoneng di tahun 2025 di Kebun Kopi Cikoneng, Desa Tugu Utara, Kabupaten Bogor, Senin, 5 Mei 2025. Dok. BCA

bogortraffic.com, BOGOR- PT Bank Central Asia Tbk (BCA), melalui program Bakti BCA, bersama Yayasan Kopi Nasional (YKN) dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura & Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, resmi membuka kegiatan panen raya di Kebun Kopi Cikoneng, Desa Tugu Utara, Bogor, pada Senin (5/5/2025). Momen ini juga menandai peluncuran program revitalisasi tahap kedua kebun kopi seluas 10 hektare tersebut.

Dalam panen raya tahun ini, para petani berhasil memproduksi 47.640 kilogram kopi, meningkat 3,5 kali lipat dibanding sebelum revitalisasi dilakukan pada 2024. Capaian ini jauh melampaui target peningkatan awal sebesar 120 persen.

Bacaan Lainnya

“BCA merasa bangga dapat mendampingi para petani di Kebun Kopi Cikoneng untuk berkembang hingga berhasil melakukan panen raya. Peningkatan produksi ini tentunya berdampak positif bagi peningkatan pendapatan petani,” ujar Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA.

Sebelum pembinaan, pendapatan tahunan para petani kopi Cikoneng tercatat hanya sekitar Rp137 juta. Namun setelah program revitalisasi tahap pertama, angka tersebut melonjak hingga lebih dari Rp420 juta.

Melalui pelatihan Sekolah Lapang yang digelar Distanhorbun serta bantuan alat pertanian dari Bakti BCA, petani dari Kelompok Tani Cikoneng Lestari dan Lestari Maju Bersama berhasil meningkatkan kapasitas dan hasil produksi secara signifikan.

Revitalisasi tahap kedua akan difokuskan pada peningkatan produktivitas cherry kopi, kesuburan tanah, dan kualitas panen, dengan target produksi mencapai 53.000 kilogram serta peningkatan pendapatan hingga 60 persen.

Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, mengapresiasi kolaborasi ini. “Kami menyambut baik inisiatif BCA. Sangat penting bagi petani untuk memahami praktik pertanian yang efisien dan efektif. Program ini berpotensi besar mendorong daya saing kopi lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, dan Kabupaten Bogor adalah salah satu sentra produksi utama di Jawa Barat. Inisiatif Bakti BCA di Cikoneng menjadi bukti konkret peran sektor swasta dalam membangun ketahanan ekonomi lokal berbasis komunitas.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para petani Cikoneng. Semangat dan kerja keras mereka menunjukkan bahwa kemitraan antara swasta, pemerintah, dan komunitas adalah kunci menciptakan pertumbuhan berkelanjutan,” tutup Hera F. Haryn.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan