Angin Segar Bagi Pelaku Usaha Akomodasi, Kadin Kota Bogor Sambut Baik Izin Rapat di Hotel

Ball Room Hotel

bogortraffic.com, BOGOR — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor menyambut positif kebijakan terbaru Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang mengizinkan kembali pemerintah daerah menggelar kegiatan rapat di hotel dan restoran. Kebijakan ini dinilai menjadi angin segar bagi para pelaku bisnis perhotelan dan restoran yang sempat terpukul akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Ketua Kadin Kota Bogor, Bagus Maulana Yusuf, menyatakan bahwa keputusan tersebut akan membawa dampak signifikan bagi dunia usaha, khususnya sektor jasa dan akomodasi di Kota Bogor.

Bacaan Lainnya

“Pak Prabowo sudah merestui dilakukannya rapat-rapat lembaga pemerintahan di hotel. Ini tentunya sangat berpengaruh bagi dunia usaha di Kota Bogor,” ujar Bagus saat ditemui pada Senin (16/6/2025).

Bagus menekankan bahwa sektor hotel dan restoran merupakan penyumbang besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor. Namun, sejak diberlakukannya kebijakan efisiensi anggaran, banyak pelaku usaha perhotelan mengalami penurunan omzet yang drastis. Tak sedikit pula yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau bahkan menutup usaha.

“Tidak mudah tentunya bagi Kota Bogor yang sangat mengandalkan sektor jasa dan akomodasi, kemudian terbentur dengan kebijakan efisiensi. Ini menjadi tantangan berat,” tuturnya.

Dengan adanya kelonggaran kebijakan ini, Bagus optimistis gairah sektor perhotelan dan restoran di Kota Bogor akan kembali pulih bahkan mengalami lonjakan pertumbuhan.

“Optimis saja lah. Dan saya yakin pertumbuhannya akan pesat. Ini seperti air dalam bendungan, ketika lama dibendung, terus saat dibuka, airnya pasti besar. Nah, persis mirip itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa usaha yang sempat merugi dari Januari hingga Juni 2025 berpeluang untuk menutup kerugian, bahkan berbalik meraup keuntungan seiring meningkatnya permintaan layanan hotel dan restoran.

“Mungkin usaha yang dari bulan Januari sampai Juni ini mengalami kerugian, ketika ada kelonggaran kebijakan ini akan menutup kerugian itu, bahkan untung,” jelas Bagus.

Arahan Presiden Prabowo untuk Jaga Daya Hidup Hotel dan Restoran

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah daerah kini diperbolehkan kembali menggelar kegiatan rapat atau forum dinas di hotel dan restoran. Tito mengaku telah menerima arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjaga keberlangsungan sektor usaha tersebut.

“Kita harus memikirkan juga hotel-hotel, restoran, mereka juga punya karyawan,” kata Tito dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.

Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi lokal sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung pemulihan industri pariwisata dan jasa di daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan