Uji Coba Angkot Listrik Terkendala di Pembayaran Non-Tunai

PLN Dukung Angkot Listrik di Kota Bogor. (Foto: Dok Pemkot Bogor)

bogortraffic.com, BOGOR- Angkot listrik Bogor (Alibo) yang sedang diuji coba sejak 4 April 2024, mengalami kendala dengan metode pembayaran non-tunai atau cashless yang diterapkan. Dari lima unit Alibo yang beroperasi, hanya menerima pembayaran cashless melalui kartu elektronik BRIZZI, menyebabkan banyak penumpang yang enggan naik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengungkapkan bahwa banyak calon penumpang Alibo yang hanya memiliki E-money, seperti yang digunakan pada Biskita Trans Pakuan, sementara Alibo hanya menerima pembayaran dengan BRIZZI.

Bacaan Lainnya

“Banyak calon penumpang yang tidak memiliki Brizzi, akhirnya memilih untuk tidak naik angkot listrik ini,” ujar Marse Hendra Saputra.

Marse menjelaskan bahwa ke depannya proses pembayaran tidak hanya melalui BRIZZI, tetapi juga melalui E-Money, Flazz, Tapcash, dan QRIS, sehingga penumpang dapat memanfaatkan Alibo dengan lebih mudah.

“Kami yakin akan ada peningkatan jumlah penumpang jika pembayaran dapat dilakukan dengan berbagai metode yang umum,” tambahnya.

Saat ini, satu unit Alibo hanya mampu mengangkut 20 penumpang dalam sehari, jauh dari target 60 penumpang. Dari lima unit Alibo yang beroperasi, rata-rata hanya 20 penumpang yang menggunakan satu angkot.

“Dalam sehari hanya sekitar 75-100 penumpang. Itu dari lima unit Alibo. Jadi, rata-rata satu angkot hanya diisi sekitar 20 orang,” ungkap Marse Hendra Saputra.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan