Dewa Nayya Jadi Sorotan: Prestasi, Konten, dan Loyalitas Bersama Dewa United Esports

Naya Salsabila Purwono atau dikenal sebagai Dewa Nayya

bogortraffic.com, BOGOR – Di industri e-sports Indonesia, nama Naya Salsabila Purwono atau dikenal sebagai Dewa Nayya, kini menjadi salah satu sosok yang paling diperhitungkan. Perempuan kelahiran Bandung, 13 Juli 2006 ini menempuh perjalanan panjang dari pemain dengan perangkat sederhana hingga menjelma sebagai pro player, YouTuber, influencer, TikToker, sekaligus Brand Ambassador Dewa United Esports.

Karier Nayya di dunia Free Fire dimulai ketika ia mengenal game tersebut dari sang adik. Pada masa itu, ia hanya memiliki ponsel dengan kondisi sangat terbatas yang sering mengalami ngeframe dan ghost touch, bahkan harus bergantian perangkat dengan adiknya. Minim fasilitas, ia terpaksa mencari tempat sunyi seperti kamar mandi, dalam lemari, atau sudut rumah agar bisa mendengar langkah musuh tanpa headset.

Bacaan Lainnya

Tekanan mental juga sempat menghampirinya ketika seorang teman menyindir pentingnya menggunakan headset. Ucapan itu hampir membuatnya menyerah, namun justru menjadi motivasi untuk terus berlatih. Setiap pulang sekolah, Nayya menyisihkan waktu untuk push rank hingga larut malam guna meningkatkan kemampuannya.

Titik balik perjalanan kariernya terjadi saat ia berhasil membeli ponsel pertama dari hasil menabung. Meskipun tidak mewah, perangkat tersebut cukup mendukungnya mengikuti scrim offline di Purwokerto. Kejutan datang ketika tim ladies yang ia ikuti sukses meraih juara pertama dari 24 tim. Prestasi tersebut membuka pintu bagi kemenangan-kemenangan lain di berbagai turnamen lokal dan regional.

Perjalanan profesionalnya dimulai ketika ia direkrut tim Quirky sebagai pemain dengan role Support/Sniper. Ia kemudian bergabung dengan organisasi esports Brocial selama sekitar satu tahun, sebelum pindah ke tim Eva dari Malaysia milik istri GM Remmy. Usai kontraknya berakhir, peluang lebih besar datang ketika Dewa United Esports resmi merekrutnya.

Di Dewa United Esports, Nayya menjadi satu-satunya anggota yang bertahan di tengah pergantian roster, menunjukkan loyalitas dan konsistensinya. Bersama tim tersebut, ia mencatatkan prestasi penting seperti Juara 3 IFL Season 1 dan mendapat kepercayaan sebagai Brand Ambassador Dewa United Esports.

“Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan di sini. Saya belajar komunikasi, belajar menghargai keputusan, dan bertemu banyak karakter berbeda yang membuat saya berkembang,” ungkap Nayya mengenai pengalamannya.

Sebagai pemain dan kreator konten, Nayya meraih berbagai pencapaian bergengsi. Di ranah esports, ia menyabet Juara 3 IFL Season 1, Juara 2 FFML Nusantara Series Banyumas, hingga Juara 1 Turnamen Offline Ladies 3 Regional Yogyakarta.

Sementara di dunia konten, ia mendapatkan Silver dan Gold Play Button YouTube, serta penghargaan Most Beautiful Creator of the Year dalam Free Fire Awards 2024.

Ke depan, Nayya memiliki visi untuk mengembangkan karier sebagai pro player di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi pemain perempuan di seluruh Indonesia untuk terjun ke dunia esports.

Melalui kanal YouTube dan TikTok, ia berkomitmen memberikan edukasi seputar gameplay, strategi, dan pengembangan diri di industri gaming. Ia juga bertekad mendukung pembinaan komunitas Free Fire sebagai wadah mencetak pemain muda potensial.

Perjalanan Naya Salsabila Purwono membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan.

Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar dapat diraih meskipun dimulai dari perjuangan sederhana, menginspirasi banyak anak muda bahwa tidak ada alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan