bogortraffic.com, JAKARTA – Para Aliansi Jurnalis menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR RI, Jakarta. Tuntutan massa yang hadir terkait untuk menolak Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran.
Pantauan dari bogortraffic.com dilokasi, Senin (27/5/24), masa mulai berkumpul sekitar pukul 09.43 WIB. Massa berjalan dengan membawa sejumlah mobil komando.
“Hari ini kita berkumpul di gedung yang sangat paripurna gedung MPR/DPR RI, untuk menyuarakan hati nurani bukan hanya jurnalis, tapi seluruh Penduduk Indonesia,” kata orator.
Massa berkumpul sambil membawa berbagai spanduk. Di antaranya bertuliskan “Tolak Revisi UU Penyiaran” dan “Dukung Kebebasan Pers, Tolak Revisi UU Penyiaran”.
Selain itu, massa juga membawa sejumlah banner berukuran kecil dan besar dengan berbagai tulisan. Beberapa di antaranya “Pers Bukan Papan Iklan, Bebasin Dong!” , “Jurnalisme Investigasi dikebiri demokrasi mati”, “Suara Kami Tidak Akan Bisa Dibungkam”, dan “Stop Kriminalisasi Jurnalis! Pers merdeka, Rakyat berdaya”.
Aksi ini dipicu oleh RUU Penyiaran yang diinisiasi Komisi 1 DPR RI yang dinilai mengerdilkan peran pers. Salah satu sorotan yang menuai kontroversi adalah larangan untuk menyiarkan penayangan liputan investigasi.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Heru Kurniawan, sebagai salah satu koordinator aksi hari ini menyebut demo dilakukan tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di berbagai kota di Indonesia.
Menurutnya, draf Revisi UU penyiaran yang terbaru memiliki beberapa pasal yang sangat merugikan masyarakat, salah satunya tidak boleh melakukan kegiatan-kegiatan jurnalistik investigasi.
“Untuk Publik itu, sangat merugikan rakyat. Karena pilar keempat demokrasi adalah pers”. ucapnya Heru.
Sebelum memulai orasi, para massa mengumpulkan banner, id card, kamera, serta peralatan liputan mereka di depan sebagai aksi simbolik.
Diketahui, selain AJI Jakarta dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), beberapa organisasi pers yang ikut berdemonstrasi adalah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jakarta Raya, Pewarta Foto Indonesia (PFI), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif Untuk Demokrasi (SINDIKASI), dan LBH Pers Jakarta.
Sementara itu, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang ikut turun ke jalan, yakni LPM Institut UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, LPM Progress Universitas Indraprasta PGRI, LPM KETIK PoliMedia Kreatif Jakarta, LPM Parmagz Paramadina, LPM SUMA Universitas Indonesia, LPM Didaktika Universitas Negeri Jakarta, LPM ASPIRASI UPN Veteran Jakarta.






