Tampil Sederhana saat Salat Ied, Purbaya Pakai Baju Koko Tanah Abang Seharga Rp125 Ribu

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat usai melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Salahuddin, Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

bogortraffic.com, JAKARTAMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menarik perhatian publik dengan penampilan baju yang dikenakannya setelah menjalankan ibadah Salat Idulfitri.

Alih-alih mengenakan pakaian bermerek mahal, bendahara negara ini justru memilih tampil sederhana dengan busana hasil berburu di pasar tekstil legendaris Jakarta.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan bahwa baju koko berwarna hijau turquoise tersebut dibeli di kawasan Tanah Abang dengan harga yang cukup terjangkau.

“Ini di (beli) di Tanah Abang waktu itu. Sekitar Rp 125.000 kayaknya,” ungkap Purbaya setelah melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Salahuddin, Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Menteri yang Tetap ‘Ngirit’ dan Jago Tawar

Penampilan Menkeu Purbaya hari itu terlihat santai namun tetap rapi.

Ia menambahkan bahwa baju tersebut merupakan model lengan pendek dan dibeli melalui proses tawar-menawar langsung dengan pedagang.

“Tangan pendek,” ucap Purbaya, ketika ditanya oleh awak media mengenai model baju tersebut.

Dalam interaksi selanjutnya, awak media bertanya apakah seorang menteri masih melakukan tawar-menawar saat berbelanja. Sambil tersenyum, Purbaya mengakui dirinya sempat meminta potongan harga.

“Dikit, lah. Soalnya, ini Rp 125.000,” jawabnya.

Candaan pun berlanjut ketika ia ditanya tentang kebiasaan berhematnya di tengah posisinya sebagai pengelola keuangan negara.

“Berarti, Menteri masih boleh nawar, ya, Pak?” tanya awak media lagi.

“Kita ngirit,” jawabnya dengan nada berseloroh.

Di balik keceriaan tersebut, Purbaya mengakui bahwa menjalani Idulfitri 1447 Hijriah sebagai pejabat negara memberikan beban yang berbeda dibandingkan sebelumnya.

Ia merasakan tanggung jawab besar yang diembannya membuat momen Lebaran tidak lagi sepenuhnya santai, bahkan memengaruhi kualitas tidurnya.

“Lebaran jadi menteri, lebih berat daripada biasanya. Kalau malam santai saja masih mikir. Kadang-kadang susah tidur,” ungkapnya jujur.

Meski demikian, Purbaya tetap menikmati suasana hari raya dengan penuh syukur.

Di akhir sesi wawancara, ia sempat melontarkan candaan mengenai keuntungan menjadi menteri saat Lebaran.

“Tapi lumayan lah, lebih senang, bonus lebih banyak,” canda Purbaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan