bogortraffic.com, BOGOR— Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengumpulkan seluruh kapolda dan kapolres dari berbagai daerah di Indonesia dalam gelaran Apel Kasatwil 2025 yang berlangsung di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (—), dalam rangka melakukan evaluasi kinerja nasional Polri.
Apel tersebut digelar selama tiga hari dengan seluruh peserta ditempatkan dalam tenda. Penempatan ini disebut menjadi simbol kesetaraan, kebersamaan, dan penguatan soliditas internal jajaran kepolisian.
“Kegiatan ini untuk meningkatkan soliditas dan mengevaluasi hal-hal yang harus kita perbaiki,” ujar Kapolri didampingi Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie saat membuka kegiatan.
Salah satu fokus utama dalam agenda tersebut adalah evaluasi doktrin Tri Brata dan Catur Prasetya agar lebih selaras dengan dinamika masyarakat, perkembangan demokrasi, serta perubahan situasi keamanan nasional.
Kapolri menekankan pentingnya kemampuan aparat membedakan antara aksi demonstrasi yang bersifat demokratis dengan aksi massa yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.
“Gangguan seperti ini dapat mengganggu stabilitas dan fasilitas publik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Polri juga mempelajari berbagai model penanganan aksi dari negara lain, salah satunya Kepolisian Hongkong, sebagai referensi untuk penyempurnaan prosedur pengamanan dan respons taktis.
Kegiatan apel turut menghadirkan sejumlah menteri, profesor, hingga pakar penegakan hukum. Kehadiran mereka diharapkan memberikan sudut pandang lebih luas terkait transformasi kepolisian modern.
Kapolri menyebut bahwa Polri harus semakin responsif dan adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis serta memperkuat kompetensi kepemimpinan di seluruh level satuan kerja.
Selain evaluasi doktrin, Apel Kasatwil 2025 juga membahas digitalisasi layanan publik kepolisian, modernisasi sistem internal, serta penguatan pengawasan organisasi.
Kapolri berharap momentum Apel Kasatwil menjadi langkah nyata peningkatan profesionalitas dan pelayanan publik di tubuh Polri.
“Perubahan adalah keharusan,” ujarnya.





