WHAT ENDS PRETEND: Modernheads Rilis Album Penuh Kebisingan Jujur dari Tengah Kebingungan

Album Modernheads, WHAT ENDS PRETEND, kini sudah tersedia di berbagai platform streaming musik utama.

bogortraffic.com, JAKARTA – Industri musik rock Indonesia kembali disemarakkan dengan kehadiran Modernheads yang baru saja meluncurkan album debut mereka.

Album berjudul WHAT ENDS PRETEND resmi dirilis oleh Paskah Records pada 21 November 2025.

Bacaan Lainnya

Album ini hadir bukan sebagai upaya ambisius untuk merevolusi genre, melainkan sebagai rekaman mentah dan jujur dari pengalaman sehari-hari.

Modernheads tidak sedang dalam misi menyelamatkan rock. Mereka bahkan belum sepenuhnya berhasil menyelamatkan diri dari minggu-minggu yang berulang.

Namun dari sebuah ruangan panas, kabel kusut, dan ampli yang bunyinya seperti batuk perokok lama, mereka menembakkan satu flare kecil ke langit: sebuah album berjudul WHAT ENDS PRETEND.

Sebuah ‘Voice Note’ yang Jujur Tanpa Sengaja

WHAT ENDS PRETEND bukanlah proyek besar yang dihitung dengan teori. Ia lebih mirip voice note yang salah kirim—jujur tanpa sengaja, terlalu dekat, sedikit memalukan, dan justru karena itu sulit dihapus dari kepala.

Delapan lagu dalam album ini menawarkan energi yang dinamis dan nyata. Lagu-lagunya bertransisi dari setengah berteriak ke setengah bercanda, seperti sekelompok anak muda yang menemukan cara paling murah untuk tetap waras.

Musik yang mereka hadirkan menangkap esensi kebingungan dan energi anak muda.

Modernheads tidak datang membawa jawaban universal. Mereka tidak mengajarkan apa pun. Tapi di antara gitar yang lari dari jalurnya dan drum yang menolak diam, mereka menangkap sesuatu yang sering luput: momen ketika kebingungan terasa lucu, ketika keberanian muncul tanpa undangan, dan ketika kejujuran menjadi satu-satunya hal yang terdengar masuk akal.

Bukan Manifesto, Hanya Suara untuk Tetap Hidup

Album ini menjadi penutup tahun yang segar bagi kancah musik indie. Paskah Records sebagai label yang menaungi perilisan ini berharap WHAT ENDS PRETEND dapat diterima sebagai karya yang apa adanya dan mudah dihubungkan.

Pada akhirnya, WHAT ENDS PRETEND bukanlah manifesto, bukan pula upaya jadi penting. Ini hanyalah suara lima orang yang mencoba tetap hidup di tengah kebisingan dunia.

Album Modernheads, WHAT ENDS PRETEND, kini sudah tersedia di berbagai platform streaming musik utama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan