bogortraffic.com, TELUK WONDAMA – Ratusan warga kawasan transmigrasi Teluk Wondama, Papua Barat, kini tak perlu lagi merogoh kocek hingga Rp3 juta sekali jalan untuk memeriksakan gigi ke Wasior.
Kemudahan ini hadir berkat program layanan kesehatan gigi keliling yang digagas Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 12 Universitas Indonesia (UI).
Ketua Tim 12 TEP UI sekaligus dosen FKG UI, dr. Benso Sulijaya, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab minimnya tenaga medis gigi di wilayah tersebut.
“Kami coba membawa program dengan sasaran untuk tindakan preventif-promotif dan juga kuratif. Preventif-promotifnya kami lakukan pendekatan ke sekolah-sekolah, mulai dari edukasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut hingga sikat gigi bersama,” kata dr. Benso, Jumat (4/9/2026).
Layanan ini telah menjangkau 200 penerima manfaat mulai dari anak-anak hingga tenaga pendidik. Tim medis memberikan penanganan langsung berupa penambalan, pencabutan, pembersihan karang gigi, hingga pembagian paket sikat gigi gratis.
Dampak edukasi yang diberikan pun mulai menumbuhkan kebiasaan sehat baru bagi anak-anak di daerah tersebut.
“Ketika barang itu sampai dan mereka menggunakan itu, nilainya terbayar. Beberapa waktu setelah kunjungan, ada anak-anak yang ditemukan di jalan bilang, ‘Dok, kami sudah sikat gigi ini,’ sambil menunjukkan sikat giginya. Jadi tidak serta-merta hilang, tapi diteruskan dan ditularkan ke rumah,” ujar Benso.
Selain pengobatan, TEP UI turut mengaktifkan kembali Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan Unit Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), serta mendirikan Pojok Baca untuk mendukung literasi pendidikan anak-anak di Teluk Wondama.





