bogortraffic.com, BOGOR — PLN melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk berhasil menyelesaikan penggantian material transmisi utama (MTU) pada PMT bay 500 kV di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Cibinong. Langkah ini merupakan bagian dari program peningkatan keandalan pasokan listrik dengan cara memperbaiki performa peralatan.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Tejo Wihardiyono, menjelaskan pentingnya kondisi peralatan yang prima dalam menjaga stabilitas kelistrikan.
“Dengan kondisi peralatan yang prima, kita dapat meminimalisir potensi adanya anomali kelistrikan akibat turunnya performa peralatan. Tentunya upaya preventif ini juga dapat meningkatkan efisiensi karena potensi gangguan dapat diminimalisir,” ujar Tejo.
Material transmisi utama yang diganti merupakan komponen kritikal yang sangat penting dalam sistem transmisi. Komponen ini berfungsi untuk mengatasi penurunan kinerja peralatan akibat usia, mengantisipasi peningkatan beban listrik, serta mengurangi hotspot atau panas berlebih pada peralatan.
“GITET 500 kV Cibinong memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan interkoneksi Jawa–Bali, sehingga penggantian MTU ini menjadi program yang krusial,” tambah Tejo Wihardiyono.
Proses penggantian MTU ini merupakan bagian dari rangkaian pemeliharaan dan penggantian peralatan kelistrikan lainnya yang diselesaikan dalam waktu 1 minggu. PLN menerjunkan tim gabungan sebanyak 22 orang, yang terdiri dari regu pemeliharaan gardu induk, K3L, jaringan, Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (Jargitet), regu PDKB, serta PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa–Bali.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mengantisipasi potensi gangguan di wilayah interkoneksi Jawa–Bali, seiring dengan meningkatnya kebutuhan listrik di kawasan tersebut.
