bogortraffic.com, BOGOR — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan pemesanan tiket Whoosh pada arus balik libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW akhir pekan ini.
Hingga Minggu pagi, lebih dari 13 ribu tiket Whoosh telah terjual, dan jumlah tersebut masih terus bertambah. KCIC memprediksi total penumpang pada hari ini bisa menembus 20 ribu orang.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan tren pemesanan tiket pada Minggu pagi menunjukkan peningkatan signifikan yang diperkirakan menjadi puncak arus balik.
“Hari ini diprediksi menjadi arus balik masyarakat dari Bandung ke Jakarta. Kami mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, melakukan pembelian tiket sejak jauh-jauh hari, dan hadir di stasiun setidaknya 30 menit sebelum keberangkatan agar perjalanan tetap lancar dan nyaman,” ujar Eva.
Adapun jam keberangkatan favorit dari arah Bandung menuju Jakarta berada pada rentang siang hingga sore hari, dengan tingkat keterisian kursi sudah mendekati penuh.
KCIC juga mengingatkan penumpang dari Bandung dan Cimahi untuk memanfaatkan KA Feeder menuju Stasiun Padalarang. Layanan ini hanya membutuhkan waktu 18 menit dari Stasiun Bandung dan 7 menit dari Stasiun Cimahi, serta sudah terintegrasi dengan jadwal Whoosh, sehingga penumpang dapat terhindar dari kemacetan jalan raya.
Untuk pembelian tiket, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai channel resmi seperti aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta mitra penjualan resmi seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, dan Traveloka. Tiket juga tersedia melalui vending machine maupun loket di stasiun Whoosh.
Eva juga mengimbau penumpang untuk memperhatikan aturan bagasi maksimal 20 kg per orang serta selalu menjaga barang bawaannya di area stasiun maupun selama perjalanan.
“Antusiasme masyarakat pada arus balik kali ini menjadi bukti semakin tingginya kepercayaan terhadap layanan Whoosh. Kami berharap seluruh penumpang dapat menikmati perjalanan arus balik menggunakan Whoosh,” tutup Eva.





