bogortraffic.com, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memperkuat aspek desain guna meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Komitmen ini salah satunya diwujudkan melalui Indonesia Design Development Center (IDDC) yang telah menjadi simpul pengembangan desain produk berorientasi ekspor selama satu dekade.
Peringatan sepuluh tahun perjalanan lembaga tersebut dirayakan melalui acara “DASA DAYA: Desain Menguatkan Usaha, Menggerakkan Indonesia” di Gedung IDDC, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menegaskan bahwa desain merupakan strategi krusial dalam memberikan nilai tambah pada produk nasional.
“Desain bukan sekadar urusan estetika, melainkan instrumen strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk dan memajukan perekonomian. Intervensi desain harus memberi dampak ganda yang secara mikro mendorong pelaku usaha untuk naik kelas dan secara makro menggerakkan ekonomi Indonesia,” ujar Puntodewi.
Plt. Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Deden Muhammad Fajar Shiddiq, menambahkan bahwa desain sering kali menjadi kunci utama keputusan pembeli (buyer) internasional.
“Ada beberapa parameter yang menentukan daya saing ekspor kita, salah satunya adalah desain. Desain merupakan salah satu faktor yang sangat penting, terutama untuk beberapa produk seperti kriya, fesyen, hingga alas kaki. Sebab, desain menjadi salah satu komponen utama yang menjadi acuan dari buyer sebelum berkomitmen untuk transaksi,” ujar Deden saat hadir memberi sambutan.
Deden juga menyoroti pentingnya peran desain dalam merespons regulasi keberlanjutan (sustainability) yang makin ketat di pasar global, seperti Uni Eropa.
“Sekitar 80 persen dampak lingkungan dan keberlanjutan suatu produk ditentukan sejak tahap desain. Pemilihan material hingga aspek toksisitas menjadi bagian yang menentukan keberlanjutan produk ketika memasuki pasar ekspor, contohnya ke Eropa,” ujar Deden.
Manfaat program pendampingan desain IDDC dirasakan langsung oleh dunia usaha, salah satunya PT Tartaruga Industri Indonesia yang sukses menembus pasar luar negeri.
“Sejak mendapatkan pendampingan desain dari IDDC, kami mendapat kesempatan mengikuti berbagai kegiatan seperti Trade Expo Indonesia (TEI), Malaysia International Halal Showcase (MIHAS), dan Food & Hotel Asia-Food & Beverage (FHAFnB) di Singapura. Dari sana, kami mulai ekspor ke Malaysia dan Brunei Darussalam. Kerja sama kami dengan IDDC sangat berdampak dan kami berharap dapat terus dikembangkan,” ujar Ahmad dari PT Tartaruga Industri Indonesia.





