Penuh Makna, Batik Kinasih Karya Penyandang Disabilitas Blitar Tembus TEI 2026

Kisah Batik Kinasih asal Blitar, karya penyandang disabilitas yang tampil menembus panggung pameran internasional TEI 2026.

bogortraffic.com, TANGERANG – Selembar kain hitam dengan motif putih mirip biji kopi menggantung di tiang bambu. Terlihat juga corak lengkung keemasan yang berdampingan dengan bunga-bunga kecil bermekaran. Di sebelah kain itu, ada sehelai batik lainnya berwarna cokelat yang dihiasi corak putih menjalar bak akar pohon.

Namanya batik ciprat. Kesahajaan kain-kain tersebut lahir dari tangan-tangan istimewa penyandang disabilitas yang menemukan harapan melalui percikan warna bersama Batik Kinasih dari CV Kinasih Abyudaya, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Karya UMKM ini turut dipamerkan di Paviliun Pilihan Busan pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, 14–18 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Pemilik Batik Kinasih, Dwi Mawadati, mengisahkan bahwa kain-kain batik tersebut mulanya tak dirancang untuk mencari keuntungan semata, melainkan wadah berekspresi bagi individu dengan sindrom Down, disabilitas intelektual, dan disabilitas mental.

“Teman (yang) itu bisa menciprat, hanya menciprat saja. Kalau yang suka mewarnai, hanya mewarnai saja. Kemudian, yang bisa mencuci, hanya mencuci saja, itu yang mereka bisa lakukan. Selalu dengan pendampingan,” kata Dwi.

Dwi menjelaskan, setelah produk berhasil dibuat, muncul tantangan baru dalam pemasaran hingga akhirnya dibentuk perkumpulan untuk membantu penjualan.

“Mereka bisa membuat tapi tidak bisa menjual. Maka, kami membuat sebuah perkumpulan untuk menjualkan. Tujuannya, agar mereka mandiri secara ekonomi dan mandiri secara sosial,” tutur Dwi.

Usaha ini berkembang pesat hingga menelurkan berbagai produk seperti tas, mukena, sajadah, hingga sarung. Bahkan, beberapa perajin binaan mulai mandiri secara bisnis.

“Ada tiga teman Down syndrome yang dengan bantuan keluarganya sudah mempunyai jenama sendiri,” ungkap Dwi.

Kesempatan besar kembali hadir saat Batik Kinasih lolos kurasi Product Placement Pilihan Busan, sebuah program inisiatif Kementerian Perdagangan untuk mendorong promosi produk UMKM ke pasar global. Partisipasi di TEI 2026 diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk melihat potensi kemampuan dibanding keterbatasan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan