bogortraffic.com, TANGERANG – InJourney Airports, anak perusahaan Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, berkolaborasi dengan seniman sekaligus Direktur Kreatif Felix Tjahyadi dan brand fashion Sejauh Mata Memandang untuk menggelar kampanye lingkungan bertajuk “Melayani Bumi Sepenuh Hati”.
Kampanye ini diwujudkan melalui pameran instalasi seni bertema “Bumi Masa Depan Kita” di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan bertepatan dengan peringatan Hari Ozon Internasional pada 16 September 2024.
Kampanye ini merupakan salah satu inisiatif InJourney Airports dalam mewujudkan bandara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Pameran tersebut juga dilengkapi dengan “Green Talk” yang menghadirkan para pembicara terkemuka, di antaranya Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman, Direktur Komersial InJourney Airports Rizal Pahlevi, Direktur Kreatif Felix Tjahyadi, pendiri Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto, serta aktivis konservasi hutan Farwiza Farhan.
Sebagai wujud nyata kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, InJourney Airports berkomitmen untuk menanam lima hektare pohon di kawasan Hutan Leuser. Masyarakat pun diajak berpartisipasi dengan membeli produk Sejauh Mata Memandang di area pameran, yang setiap pembeliannya akan dikonversi menjadi bibit pohon untuk ditanam di Hutan Leuser.
“InJourney Airports memiliki visi mewujudkan bandara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Upaya mengurangi emisi karbon di bandara membutuhkan strategi ekstra karena tren penggunaan energi dan emisi terus meningkat. Oleh karena itu, kami telah menyusun strategi jangka panjang untuk mencapai tujuan bandara hijau,” ujar Rizal Pahlevi, Direktur Komersial InJourney Airports.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah penyusunan roadmap Energi Baru dan Terbarukan hingga 2027, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta pengelolaan limbah dengan sewage treatment plant berkapasitas 8.000 m³ yang digunakan untuk penghijauan di sekitar bandara.
Sementara itu, Herdy Harman, Direktur SDM dan Digital InJourney, menekankan bahwa program ini mendukung visi InJourney untuk menciptakan “Green Airports”, yang merupakan bagian dari inisiatif global untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.
Dalam mendukung visi ini, InJourney telah menetapkan tiga pilar utama, yaitu operasi berkelanjutan (*sustainable operation*), destinasi pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism destination), dan lingkungan berkelanjutan (sustainable environment).
Selain itu, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pariwisata berkelanjutan, InJourney telah memperkenalkan penggunaan kendaraan listrik (EV) di bandara dan berbagai destinasi wisata, termasuk Borobudur, Prambanan, TMII, KEK Sanur, dan Mandalika. InJourney juga mengembangkan PLTS dan elektrifikasi peralatan ground support di destinasi wisata tersebut.
“Kesadaran akan pentingnya isu-isu lingkungan telah mendorong kami untuk terus berkomitmen pada konsep sustainable tourism. Kami ingin membangun industri pariwisata yang berkelanjutan, yang menciptakan nilai tambah dari keindahan alam dan warisan budaya nasional,” tutup Herdy Harman.
Dengan langkah-langkah ini, InJourney Airports berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kelestarian bumi dan mendukung pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).






