bogortraffic.com, CIBINONG- Penjabat (Pj.) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, menegaskan pentingnya Ijtima Ulama sebagai momen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara ulama dan umaro.
Hal ini disampaikan Asmawa pada acara Ijtima Ulama dan pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) angkatan ke-18 yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Rabu (11/9).
Asmawa mengungkapkan bahwa Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan populasi umat Islam terbesar di Indonesia. Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, dengan tantangan sosial, moral, dan teknologi yang terus berkembang, diperlukan kebijakan yang tepat untuk memastikan bahwa pembangunan tidak hanya fokus pada aspek material, tetapi juga nilai-nilai spiritual dan moral.
“Ijtima ulama ini sangat penting sebagai forum untuk membahas masalah strategis keumatan dan kebangsaan, serta untuk mengingatkan dalam kebaikan. Sinergi ulama dan umaro harus ditingkatkan demi pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Asmawa juga berharap hasil dari Ijtima Ulama kali ini dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi pemerintah daerah, terutama terkait kebijakan yang menyentuh aspek keumatan.
Terkait Pilkada serentak 2024, Asmawa menekankan pentingnya peran ulama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menggunakan hak pilih mereka dengan bijak.
“Saya berharap partisipasi masyarakat pada Pemilukada kali ini dapat lebih tinggi, melebihi angka 83% pada Pilpres dan Pileg,” katanya.
Dalam Ijtima Ulama 2024, terdapat lima poin utama, salah satunya menyerukan partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada Kabupaten Bogor dan Gubernur Jawa Barat pada (27/11/2024) nanti, demi terwujudnya demokrasi yang sehat.
Ulama juga mendorong pemerintah daerah untuk mengamankan aset wakaf umat serta mendesak penutupan aplikasi negatif di dunia online, seperti judi dan prostitusi.
Selain itu, Ijtima juga mendorong calon kepala daerah untuk berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, dan memberikan penghargaan kepada alim ulama, dengan alokasi anggaran yang proporsional untuk bidang keagamaan.
Acara tersebut dihadiri oleh tokoh penting, termasuk Kepala Atase Agama dan Pendidikan Kedutaan Besar Arab Saudi, Syekh Ahmed Bin Essa Al Hazmi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, perwakilan Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Selain itu, hadir pula Camat, Forkopimcam, pimpinan ormas Islam, alim ulama, dan tokoh agama dari seluruh Kabupaten Bogor.






