bogortraffic.com, BOGOR- Ratusan siswa SMPN 19 Kota Bogor mengikuti program Market Day yang digelar pada Rabu, (20/11/2024). Program ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian siswa.
Koordinator P5 SMPN 19 Bogor, Sri Muldiyah, menjelaskan bahwa kegiatan Market Day ini dirancang untuk melatih siswa agar lebih mandiri dan mengenal lingkungan mereka dengan lebih baik. Ia menambahkan, dua nilai tersebut sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang berani mengambil keputusan dalam dunia bisnis atau kewirausahaan.
“Program ini tidak hanya praktik langsung, namun sebelumnya kami memberikan pemahaman teori tentang kewirausahaan serta mengajak siswa untuk mengobservasi pedagang di sekitar sekolah. Hal ini bertujuan agar mereka memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang dunia usaha,” ujar Sri Muldiyah, yang dikutip dari Radar Bogor.
Sri Muldiyah juga menyebutkan bahwa tema kewirausahaan diangkat dalam proyek P5 sebagai langkah untuk mengatasi tingginya angka pengangguran di Indonesia, khususnya di Kota Bogor. Dengan mengenalkan dunia kewirausahaan sejak dini, para siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan dan keberanian untuk memulai usaha di masa depan.
“Kita tahu sendiri, mencari pekerjaan sekarang susah, maka kami ambil proyek kewirausahaan agar anak-anak ini punya bekal dan senang dengan dunia usaha,” jelasnya.
Lilik Sukanti, tim Kesiswaan SMPN 19 Bogor, menambahkan bahwa dalam program Market Day ini, siswa juga dilatih untuk menyelesaikan masalah secara bersama-sama atau yang disebut dengan Problem Solving.
“Siswa dibagi dalam kelompok, dan mereka diajak untuk memecahkan masalah bersama. Ini adalah bagian dari pembelajaran untuk mengambil keputusan bersama dalam sebuah tim,” kata Lilik.
Setiap kelas terdiri dari lima hingga enam kelompok yang terdiri dari siswa-siswa kelas 7 SMPN 19 Kota Bogor.
Program Market Day ini mendapat respon positif dari Renny Setyawati, Kepala SMPN 19 Kota Bogor. Ia berharap, setelah mengikuti program ini, para siswa dapat menjadi wirausaha muda yang sukses dan dapat bangga dengan pencapaian mereka di masa depan.
“Semoga kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar dapat dipahami oleh siswa, agar mereka bisa menjadi pengusaha sukses di kemudian hari,” pungkas Renny.





