bogortraffic.com, BOGOR – PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT PMLI) kembali mempertegas posisinya sebagai pusat keunggulan pendidikan maritim di Indonesia.
Terbaru, PT PMLI berhasil meraih Certificate of Approval (CoA) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) untuk penyelenggaraan Pelatihan SDM Pemanduan dan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Kepelabuhanan.
Pencapaian ini menjadi catatan istimewa karena PMLI terbukti memiliki kelengkapan administrasi, standar, serta metode pengajaran dan evaluasi yang telah sesuai dengan persyaratan minimum yang ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut.
Sebagai satu-satunya lembaga pendidikan dan pelatihan yang menerima CoA dari DJPL di luar UPT BP SDM Perhubungan, PMLI kini mengantongi empat CoA dalam melaksanakan Pelatihan SDM Pemanduan, yaitu:
* Pendidikan dan Pelatihan Diklat Pandu Tingkat I
* Pendidikan dan Pelatihan Diklat Pandu Tingkat II
* Pelatihan Penyegaran dalam rangka Pengukuhan Sertifikat Pandu Tingkat I
* Pelatihan Penyegaran dalam rangka Pengukuhan Sertifikat Pandu Tingkat II
Perbedaan peran antara Pandu Tingkat I dan II sangat krusial bagi keselamatan maritim. Pandu Tingkat I diizinkan memandu kapal tanpa batas ukuran (unlimited size), sehingga memerlukan ijazah ANT-II dan sertifikat Pandu Tingkat II sebelumnya. Keduanya memiliki tugas vital dalam memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas kapal masuk dan keluar pelabuhan.
Kualitas pendidikan di PMLI telah dibuktikan dengan data kelulusan yang signifikan. Sepanjang tahun 2025, PMLI telah berhasil meluluskan total 49 orang lulusan Pandu Tingkat II, 27 orang lulusan Pandu Tingkat I, serta 333 orang lulusan Endorsement Pandu Tingkat II dan Tingkat I Angkatan 1 s.d. 5.
Selain pelatihan pemanduan, PMLI juga memiliki dua CoA Diklat Kepelabuhanan untuk Tipe A (level manajemen) dan Tipe B (level staf operasional).
Tentunya untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kepelabuhanan yang kompeten dan professional sebagai syarat dalam melaksanakan operasional Pelabuhan maka diperlukan adanya Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Kepelabuhanan.
Fokus kompetensi antara kedua tipe ini sangat spesifik. Tipe A menitikberatkan pada perencanaan strategis, kebijakan, dan manajemen pelabuhan tingkat atas. Sedangkan Tipe B lebih fokus pada teknis pelaksanaan operasional pelabuhan di lapangan.
Dengan sertifikasi resmi ini, PT PMLI terus berkomitmen mendukung terciptanya ekosistem logistik dan maritim Indonesia yang lebih andal melalui pengembangan SDM berkualitas dunia.






