bogortraffic.com, BOGOR – Perempuan-perempuan hebat di Indonesia terus menembus batasan di industri yang selama ini didominasi laki-laki, khususnya di bidang kepelabuhanan dan kemaritiman. Fenomena ini dibuktikan melalui jajaran perempuan yang telah mengikuti kegiatan pelatihan dan sertifikasi di PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT PMLI) dan kini langsung berkarier di industri tersebut.
Kehadiran mereka membuktikan bahwa dedikasi dan kompetensi jauh lebih penting daripada stigma gender dalam menghadapi tantangan di sektor yang kerap dipandang maskulin.
Di bidang kemaritiman, PMLI telah berhasil meluluskan 3 (tiga) orang perempuan yang berkarier menjadi ”Pandu”. Peran ini sangat vital untuk memastikan keselamatan navigasi dengan memberikan informasi tentang arus, kedalaman, dan alur yang aman kepada kapten kapal saat bersandar di pelabuhan.
Tak hanya di laut, di darat pun lulusan pelatihan operator PMLI telah mencatatkan prestasi. Beberapa di antaranya telah mengantongi Surat Izin Operator (SIO) sebagai operator Rubber Tyred Gantry (RTG). Mereka bertanggung jawab penuh atas presisi posisi kontainer hingga proses bongkar muat ke truk yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi.
Selain itu, jajaran perempuan dengan profesi hebat lainnya yang telah mengikuti pelatihan intensif di PMLI berhasil menduduki posisi sebagai engineer di Timor Port. Mereka berperan penting dalam melakukan maintenance alat-alat berat pelabuhan guna memastikan operasional berjalan tanpa kendala teknis.
Melalui dedikasi, kepemimpinan, dan kompetensi yang ditunjukkan, mereka tentunya membuktikan bahwa gender tidak menentukan kemampuan, keinginan untuk belajar dan bertumbuh, serta keteguhan bekerja di bawah tekanan.
PMLI hadir untuk menguatkan peran profesi para perempuan di industri kepelabuhanan dan kemaritiman. Kehadiran mereka memberikan keberagaman tersendiri yang menambah value industri dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam hal ini, PMLI memainkan peran krusial dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi. Melalui pelatihan yang terstruktur, setiap individu dapat meningkatkan keterampilan (skill), pengetahuan, dan sikap kerja yang pada akhirnya melahirkan profesi-profesi hebat, terlebih di industri kepelabuhanan dan kemaritiman nasional maupun internasional.





