MNR dan BRIN Resmikan Rumah Kaca Hoya Terbesar di Asia Tenggara

PT Mitra Natura Raya (MNR) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menghadirkan Rumah Kaca Hoya di Kebun Raya Bogor (KRB).

bogortraffic.com, BOGOR Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-208, PT Mitra Natura Raya (MNR) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan Rumah Kaca Hoya di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, pada Senin (19/5).

Fasilitas ini diklaim sebagai rumah konservasi dan edukasi tumbuhan hoya terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara.

Bacaan Lainnya

Rumah kaca seluas 497,5 meter persegi ini menjadi tempat tinggal bagi lebih dari 100 jenis tanaman hoya dengan total lebih dari 500 spesimen yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia maupun mancanegara.

Presiden Direktur PT MNR Michael Bayu A. Sumarijanto menjelaskan, pembangunan Rumah Kaca Hoya menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan lingkungan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa jadi sarana baru untuk belajar, dari peneliti, universitas, pelajar sekolah, dari level SD hingga TK pun bisa ke Kebun Raya Bogor, menikmati alam yang indah sekaligus belajar,” ujarnya.

Bayu menambahkan, pihaknya ingin memperkuat peran Kebun Raya sebagai pusat edukasi dan penyebaran informasi tentang kekayaan hayati Indonesia, terutama kepada generasi muda, pecinta lingkungan, dan komunitas tanaman hias.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN Sasa Sofyan Munawar menekankan pentingnya hoya sebagai tanaman epifit tropis yang memiliki nilai ilmiah dan estetika tinggi.

“Rumah Kaca Hoya diharapkan menjadi pusat konservasi unggulan untuk spesies hoya dari berbagai wilayah di Indonesia,” ucapnya.

PT MNR diketahui telah menjadi mitra strategis BRIN dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor sejak 1 Januari 2020. Dalam kemitraan ini, MNR mendukung operasionalisasi dan pengembangan layanan publik kebun raya, termasuk inovasi fasilitas seperti rumah kaca tematik.

Indonesia sendiri menempati posisi penting dalam peta keanekaragaman hoya global. Dari sekitar 400 jenis hoya yang tercatat di dunia, setidaknya 130 jenis atau 25 persen berasal dari Indonesia, menjadikan negeri ini sebagai pusat keanekaragaman hoya terbesar di dunia. Tumbuhan ini tersebar mulai dari Sumatra hingga Papua.

Selain peresmian Rumah Kaca Hoya, perayaan HUT ke-208 Kebun Raya Bogor juga diisi dengan kegiatan penanaman tumbuhan koleksi secara serentak di empat kebun raya besar Indonesia, yaitu Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali. Aksi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam melestarikan kekayaan hayati Nusantara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan