bogortraffic.com, BOGOR- Hujan disertai angin kencang dan butiran es menerjang wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Senin (28/10). Hujan es dan angin kencang tersebut juga menyebabkan kerusakan di sejumlah desa dan membuat warga khawatir.
Staff BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, membenarkan kejadian hujan es di wilayah tersebut.
“Benar, ada hujan es di Citeureup. Saat ini, teman-teman TRC BPBD Kabupaten Bogor sedang melakukan pendataan rumah-rumah yang terdampak angin kencang,” kata Jalaludin, dikutip Kumparan Senin (28/10).
Menurut laporan sementara, Desa Tarikolot dan Desa Gunungsari mengalami dampak paling parah akibat angin puting beliung yang menyertai hujan es ini.
“Jumlah rumah terdampak masih dalam pendataan, karena tim di lapangan masih berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Kami juga sedang mengevaluasi laporan pohon tumbang di beberapa titik,” tambah Jalaludin.
Syahrudin, warga Kampung Babakan, Desa Tarikolot, mengisahkan bahwa hujan es disertai angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
“Hujannya sebenarnya tidak terlalu deras, tapi anginnya kencang sekali. Sekitar 20 atap rumah warga terkena angin kencang,” ungkap Syahrudin.
Fenomena hujan es ini tidak hanya terjadi di Bogor. Di Depok, hujan es dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kelurahan Pondok Rajeg.
“Suaranya keras sekali di atas genteng, seperti hujan batu,” ujar Tini, warga Pondok Rajeg. Irawan, warga Cipayung, Depok, juga menambahkan bahwa hujan ini terasa tidak seperti hujan biasa.
“Bunyinya keras, angin kencang, disertai petir,” kata Irawan.
Hujan es dan angin kencang dilaporkan mulai turun di Depok sekitar pukul 15.00 WIB dan disertai kilat yang menambah kekhawatiran warga.






