bogortraffic.com, BOGOR – Jajaran kepolisian berhasil mengungkap pabrik narkotika jenis tembakau sintetis yang beroperasi di kawasan perumahan elite Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Para pelaku diduga sengaja memilih lokasi tersebut karena menganggap lingkungan di perumahan elite cenderung acuh dan tidak curiga terhadap aktivitas mencurigakan.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, pemilihan lokasi di kawasan elite dilakukan pelaku dengan alasan keamanan.
“Pertimbangan membuka pabrik narkoba, mungkin karena perumahan elit itu kan, tetangga kanan kiri acuh tak acuh, tidak mau bersosialisasi satu sama lain,” ujar Kapolres Bogor, Sabtu (8/2/2025).
Rio menambahkan bahwa ini bukan pertama kalinya pabrik narkoba ditemukan di pemukiman. Sebelumnya, kasus serupa juga terungkap di kawasan Malang dan Bali, yang berada di pemukiman padat penduduk.
Masyarakat Diminta Waspada
Untuk mencegah kejadian serupa, Kapolres mengimbau masyarakat, terutama di tingkat RT dan RW, agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika ada warga yang mencurigakan dan tidak berbaur dengan masyarakat, perlu diteliti lebih lanjut.
“Masyarakat jangan terlalu acuh. Kita harus aktif dan berkolaborasi untuk mencegah adanya pabrik-pabrik narkoba seperti ini,” tegas Rio.
Ia juga meminta warga segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Babinsa jika melihat aktivitas mencurigakan, seperti pergerakan barang dalam jumlah besar pada malam hari.
Pengungkapan Pabrik Narkoba di Bogor
Polres Bogor telah dua kali mengungkap pabrik narkoba di wilayahnya:
- Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong
- Pabrik ini terhubung dengan jaringan narkoba di Komplek Podomoro Park, Bandung, Kecamatan Bojongsoang.
- Perumahan Bukit Golf Hijau, Sentul, Kecamatan Babakan Madang
- Home industry atau Clandestine Laboratory ditemukan di perumahan elite dengan produksi tembakau sintetis.
Pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus mencari celah untuk beroperasi, termasuk di kawasan perumahan elite.
Polisi akan terus meningkatkan patroli dan kerja sama dengan masyarakat guna menekan peredaran narkoba di Kabupaten Bogor.





