Viral di TikTok, Netizen Kecam Penggunaan Mobil MBG untuk Angkut Sampah di Nabire

Mobil MBG di Nabire.

bogortraffic.com, NABIRE – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) digunakan untuk mengangkut dan membuang sampah.

Mobil boks yang seharusnya berfungsi mendistribusikan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut terciduk melakukan aktivitas pembuangan sampah pada malam hari.

Bacaan Lainnya

Video yang viral di berbagai platform, termasuk unggahan akun TikTok @novir007 pada Sabtu (28/3/2026), menunjukkan dua petugas sedang mengeluarkan tumpukan sampah dari dalam mobil berlogo resmi tersebut.

“Ini mobil MBG dijadikan untuk membuang sampah. Ini bukti videonya, mengatasnamakan mobil MBG sedang membuang sampah dan ini sampahnya,” ujar perekam video dalam narasi tersebut.

Menanggapi temuan tersebut, Koordinator Wilayah BGN Nabire, Marsel Asyerem, mengonfirmasi bahwa unit tersebut merupakan mobil operasional dari SPPG Siriwini 02 di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Pihak BGN Pusat telah mengambil langkah tegas dengan membekukan operasional satuan pelayanan tersebut.

“BGN Pusat telah mengirimkan surat pemberhentian operasional sementara kepada kami di daerah sebagai tindak lanjut laporan tersebut,” ujar Marsel Asyerem dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Marsel menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap Standard Operating Procedure (SOP).

Berdasarkan aturan BGN, mobil operasional yang disewa dari mitra khusus diperuntukkan bagi distribusi makanan dari dapur ke penerima manfaat.

“(Mobil) harus digunakan sesuai peruntukan dan patuh dengan SOP,” imbuhnya.

Selain dari video viral, pelanggaran ini juga terendus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nabire yang tergabung dalam Satgas Percepatan MBG.

Tim di lapangan menemukan langsung mobil boks tersebut saat digunakan untuk membuang sampah, yang kemudian dilaporkan sebagai bentuk pengaduan resmi.

Langkah pembekuan operasional ini diambil sebagai bentuk evaluasi dan investigasi mendalam hingga pihak pengelola dapur berkomitmen penuh untuk tidak mengulangi pelanggaran serupa.

Insiden ini memicu gelombang kritik dari warganet. Banyak pihak mengkhawatirkan standar higienitas dan kebersihan armada yang digunakan untuk membawa makanan namun justru terkontaminasi sampah.

“Mobil untuk antar makanan terus dipakai buat drop sampah juga, jenius sekali caranya,” sindir akun @tud*a.

Beberapa netizen lain juga menyoroti pentingnya pemisahan logistik makanan dan limbah.

“Meskipun mobil dicuci setelah buang sampah, ada potensi kontaminasi silang. Harusnya dibedakan tuh mobil untuk bawa makanan dan untuk buang sampah,” tulis akun @nop*8.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh mitra program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia untuk tetap patuh pada standar kebersihan dan peruntukan armada demi menjaga kualitas asupan gizi para penerima manfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan