bogortraffic.com, ACEH UTARA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Langkahan di Kabupaten Aceh Utara, Selasa (24/2).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pemulihan layanan air bersih pascabencana berjalan optimal agar masyarakat kembali memperoleh akses air minum yang layak dan berkelanjutan.
SPAM Langkahan eksisting yang berlokasi di Desa Simpang Tiga ini memiliki kapasitas 20 liter/detik dengan sumber air baku Sungai Krueng Jambo Aye.
Namun, pascabanjir dan sedimentasi, instalasi pengolahan air (IPA) mengalami gangguan serius pada intake dan pipa sadap akibat perubahan morfologi sungai.
Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan Aceh (BPBPK) bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
“Jadi, beberapa bulan lalu saya ke sini masih belum seperti ini. Untuk sekarang, intake-nya sudah mulai dibangun walaupun masih darurat. Dan air sudah mulai mengalir ke masyarakat, meskipun memang belum sempurna,” kata Menteri Dody.
Pemulihan Sambungan Rumah Secara Bertahap
Hingga saat ini, layanan air telah kembali menjangkau sekitar 1.500 Sambungan Rumah (SR) di tiga desa. Target berikutnya adalah menambah cakupan ke tujuh desa lainnya ke arah Jambo Aye hingga mendekati kapasitas semula yakni 3.600 KK.
Menteri Dody menekankan bahwa kendala di lapangan bukan hanya pada sistem instalasi, melainkan juga pada infrastruktur distribusi ke hunian warga.
“Sekarang telah melayani sekitar 1.500-an SR. Jadi selain kita menangani masalah SPAM, kita juga harus menangani masalah sambungan ke rumah-rumahnya. Sebab banyak yang tertutup lumpur, ada yang bocor, ada yang harus dipotong dan diganti. Untuk saat ini memang baru menjangkau 3 desa, namun rencananya dalam waktu dekat ada 7 desa lagi. Kita upayakan secepatnya supaya layanannya bisa kembali lagi seperti semula,” ujar Menteri Dody.
Meskipun dalam kondisi tanggap darurat, Menteri Dody menginstruksikan adanya penyempurnaan proses pengolahan agar air yang sampai ke masyarakat benar-benar berkualitas.
“Kualitas sebenarnya sudah bagus, tapi menurut saya pribadi masih agak keruh. Jadi saya minta Kepala Balai Cipta Karya untuk menambah beberapa filter dan chemical supaya kualitasnya lebih baik lagi. Walaupun masih kondisi tanggap darurat, air yang kita salurkan ke masyarakat harus dapat membantu melayani kebutuhan sehari-hari,” tegas Menteri Dody.
Sebagai solusi jangka menengah, Kementerian PU akan memulai pembangunan SPAM IKK Langkahan baru dengan kapasitas yang lebih besar, yakni 50 liter/detik.
Konstruksi ini direncanakan mulai dibangun pada awal Tahun Anggaran 2026 untuk memperkuat sistem eksisting yang sudah over capacity.
“Sementara waktu, kita akan menambah lagi SPAM di sampingnya dengan kapasitas 50 liter per detik. Mudah-mudahan kita upayakan sebelum akhir tahun bisa selesai. Untuk yang eksisting tetap kita manfaatkan, kapasitasnya 20 liter per detik. Ditambah 50 liter per detik, mudah-mudahan seluruh masyarakat di daerah ini bisa terlayani kebutuhan air bersihnya selama 24 jam,” jelas Menteri Dody.
SPAM baru ini akan didesain secara modern dan efisien dengan lingkup pembangunan meliputi IPA baja, reservoir beton 600 m³, hingga sistem booster untuk menjaga tekanan distribusi.
Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan infrastruktur dasar terhadap risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.





