bogortraffic.com, JAKARTA — Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, melakukan kunjungan kerja ke sekretariat Karya Cipta Indonesia (KCI) di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).
Kedatangan pejabat yang juga pencipta lagu tersebut disambut hangat oleh Pendiri dan Ketua Dewan Pembina KCI Enteng Tanamal, Sekretaris KCI Lisa A Riyanto, musisi Andre Hehanussa, serta jajaran pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wamen Transmigrasi Viva Yoga kunjungi KCI guna menyerap berbagai keluhan ihwal rendahnya realisasi pembayaran hak royalti kepada para musisi dan pencipta lagu tanah air.
”Baru 25% pembayaran royalti yang dapat dihimpun dari pengguna kepada para pencipta lagu. Jika dibayarkan penuh, nilainya bisa mencapai ratusan miliar rupiah,” ungkap Enteng Tanamal.
Dorong Transformasi KCI dan Revisi UU Hak Cipta
Menanggapi persoalan tersebut, Viva Yoga menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang guna memperjuangkan hak-hak ekonomi para pencipta lagu yang selama ini dinilai masih terabaikan.
Sebagai langkah konkret penyelesaian masalah royalti, Viva Yoga merekomendasikan tiga langkah strategis:
- Komunikasi Persuasif Legislatif: Mendorong KCI membangun dialog dengan fraksi-fraksi DPR, Baleg, dan pimpinan dewan agar undang-undang terkait Hak Cipta lebih memihak pencipta.
- Pemutakhiran Data Internal: Meminta KCI memperbarui basis data anggota dan lagu secara transparan agar besaran nilai royalti dapat dipertanggungjawabkan.
- Revitalisasi Organisasi: Menyesuaikan konstruksi sosial dan tata kelola LMK pertama di Indonesia yang telah menaungi sekitar 2.300 pencipta lagu sejak 1990 ini agar adaptif terhadap perkembangan zaman.





