bogortraffic.com, JAKARTA — Menteri Perdagangan Budi Santoso menargetkan peningkatan nilai transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2026 dapat tumbuh 5 hingga 10 persen dibanding tahun sebelumnya.
Target optimis tersebut disampaikan Mendag Budi Santoso saat memimpin acara Kick-off Road to Harbolnas 2026 bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Mengusung tagar resmi #PilihLokalUntukNusantara, agenda ini difokuskan untuk mendorong konsumsi produk dalam negeri sekaligus memperkuat daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
”Kami mengajak kementerian, lembaga, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi menggaungkan kampanye ini agar pelaksanaannya pada 10–16 Desember 2026 mendatang makin optimal,” ujar Mendag Budi Santoso, Kamis (27/8/2026).
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Harbolnas 2026 memperluas cakupan produk tidak hanya pada barang ritel, melainkan juga merambah sektor jasa dan layanan digital.
Strategi perluasan platform digital tersebut mencakup:
- Ekosistem Digital Luas: Melibatkan marketplace, Online Travel Agent (OTA), ride-hailing, hingga social commerce.
- Sektor Jasa Terintegrasi: Memfasilitasi transaksi akomodasi, tiket transportasi, dan berbagai layanan digital berbasis PMSE.
- Dasar Hukum Terbarukan: Implementasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang mengakomodasi dinamika bisnis modern.
Melalui perluasan ekosistem dan kolaborasi masif, Harbolnas 2026 diharapkan menjadi stimulus utama pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV tahun ini.





