bogortraffic.com, BOGOR– Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) menyelenggarakan resepsi puncak Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025 di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo, Manggala Wanabakti, Jakarta, pada 11 Agustus 2025.
Peringatan yang jatuh setiap tanggal 10 Agustus ini mengangkat tema “Youth for Conservation, Beyond Expectations”, yang menekankan kolaborasi lintas generasi demi masa depan konservasi yang lebih baik.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa HKAN tidak boleh hanya menjadi formalitas, melainkan harus diisi dengan kegiatan bermakna.
“Generasi muda merupakan subjek dalam perubahan. Kementerian Kehutanan membuka pintu selebar-lebarnya kampanye cinta alam dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan digital native,” tegasnya.
Acara puncak HKAN 2025 diselenggarakan secara luring dan daring dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan kementerian, mitra, serta generasi muda.
Kegiatan ini meliputi talkshow dengan narasumber berpengalaman, perwakilan Gen Z, dan publik figur. Selain itu, ada juga pameran konservasi, pertunjukan seni, serta hiburan dari Kotak Band, Jono Joni, dan Manshur Angklung.
Direktur Jenderal KSDAE, Satyawan Pudyatmoko, dalam sambutannya menyoroti peran strategis generasi muda dalam menjaga kelestarian alam Indonesia.
“Kami percaya bahwa generasi muda adalah agen perubahan yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat kolaboratif yang luar biasa,” ungkap Satyawan.
Momen HKAN 2025 juga dimanfaatkan untuk meluncurkan berbagai jenis flora dan fauna terbaru di Indonesia. Spesies-spesies baru ini ditemukan di berbagai wilayah, mulai dari Kalimantan Tengah, NTB, Papua Barat, hingga Jawa Barat.
Di antara flora baru yang diperkenalkan adalah Begonia bukitrayaense dan Morchella rinjaniensis. Sementara fauna baru yang diumumkan termasuk Cyrtodactylus pecelmadiun dan Limnonectes nusantara.
Melalui serangkaian kegiatan ini, diharapkan HKAN 2025 dapat mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya konservasi alam.
Dengan semangat kolaborasi, kekayaan alam Indonesia dapat terus terjaga sebagai warisan berharga untuk generasi mendatang.






