bogortraffic.com, KAPUAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II, kementerian mengoptimalkan jaringan saluran tersier sebagai sumber air pemadaman di Desa Bentuk Jaya A5 Dadahup.
Dukungan tersebut dilakukan di kawasan Tersier 2, 3, 4, dan 5 Kiri yang terdampak kebakaran sekitar 400 hektare.
BWS Kalimantan II mengerahkan Tim Unit Pengelola Irigasi (UPI) Dadahup dengan 30 personel dan empat unit pompa portable guna menyedot air irigasi menuju titik api.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemanfaatan infrastruktur air secara fleksibel sangat krusial dalam situasi tanggap darurat bencana.
“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Menteri Dody.
Langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi dampak El Nino. Pemanfaatan saluran irigasi mendekatkan akses air ke lokasi kebakaran sehingga mempercepat proses lokalisasi api.
Sebelumnya, BWS Kalimantan II juga telah menerjunkan personel dan armada pompa untuk menangani karhutla di kawasan Tanah Restan B4, Desa Dadahup, serta Desa Petak Batuah A2.
Kementerian PU memastikan koordinasi lintas instansi dan pemantauan rutin di lapangan akan terus diperkuat guna mencegah kemunculan titik api baru di kawasan Kalteng.




