Kementerian Transmigrasi Siapkan 121 KK untuk Diberangkatkan ke Poso

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/10/24). (Foto: Dok. Bogortraffic.com/M Rizki Pratama)

bogortraffic.com, JAKARTAMenteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengumumkan bahwa kementeriannya telah menyiapkan 121 kepala keluarga (KK) transmigran yang akan diberangkatkan ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada bulan depan. Para transmigran ini diharapkan dapat berkontribusi dalam budidaya durian montong, yang menjadi fokus program keberlanjutan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Iya, kami sudah menyiapkan sekitar 121 kepala keluarga yang akan diberangkatkan ke Poso, di mana mereka akan menanam durian montong. Durian montong ini memiliki potensi ekspor yang cukup menjanjikan,” ujar Iftitah di kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/10/24).

Bacaan Lainnya

Iftitah melaporkan hal tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hari ini.

Menteri Transmigrasi juga menyampaikan tentang keterbatasan anggaran kementerian yang saat ini hanya sekitar Rp 192 miliar untuk tahun 2024, dan diperkirakan menurun menjadi Rp 92 miliar pada tahun 2025. Iftitah menekankan bahwa anggaran tersebut hanya dapat memberangkatkan puluhan keluarga, jauh dibandingkan dengan tahun 1995 yang mampu memberangkatkan hampir 50 ribu KK.

“Saya mengimbau kepada seluruh pegawai di Kementerian Transmigrasi untuk tidak mengeluh mengenai anggaran yang ada. Kita harus membuktikan bahwa meskipun dengan anggaran yang kecil, kami tetap dapat bekerja dengan baik,” tegas Iftitah.

Ia berharap agar semua pegawai dapat meningkatkan nilai dari anggaran yang ada melalui sinergi dan kolaborasi yang efektif.

“Kementerian Transmigrasi berada di bawah Kemenko Infrastruktur, yang memberikan kita dukungan lebih untuk menjalankan program-program ini,” tambahnya.

Dengan upaya ini, diharapkan para transmigran dapat tidak hanya meningkatkan kesejahteraan mereka, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan potensi lokal di Poso.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan