Kementerian PU Percepat Penanganan Gempa NTT dan Pasokan Air Bersih

Kementerian PU mempercepat identifikasi kerusakan irigasi dan menyalurkan air bersih bagi warga terdampak gempa bumi di NTT

bogortraffic.com, JAKARTAKementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penanganan difokuskan pada percepatan identifikasi kerusakan infrastruktur sumber daya air serta penyaluran kebutuhan dasar air bersih bagi warga terdampak.

Bacaan Lainnya

​Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan pemulihan fungsi infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

​”Kami terus melakukan identifikasi dan penanganan terhadap infrastruktur yang terdampak gempa. Yang utama adalah memastikan keselamatan masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar di lokasi terdampak, serta segera menyiapkan langkah penanganan agar fungsi infrastruktur dapat kembali berjalan,” tegas Menteri Dody.

​Hingga 20 Agustus 2026, hasil pemetaan Kementerian PU mencatat sejumlah kerusakan pada jaringan irigasi utama:

  • DI Mbay Kanan Lanjutan: Kerusakan pada beton bertulang bangunan bagi, saluran, talang, jalan inspeksi, dan rumah jaga.
  • DI Mbay Kiri Lanjutan: Patahan di tiga titik dan kerusakan saluran tersier sepanjang 250 meter (berdampak pada 175 hektare lahan).
  • DI Wae Mantar (Sub DI Wae Cecu & Wae Mau): Saluran primer tertimbun longsor sepanjang 100 meter hingga 650 meter.

​Untuk memenuhi kebutuhan darurat warga pengungsi, Kementerian PU telah membagikan bantuan air bersih dan logistik di beberapa wilayah terdampak:

  • Kecamatan Reok (Kab. Manggarai): Distribusi 5.000 liter air bersih ke posko pengungsian utama.
  • Desa Berangkolong (Kab. Manggarai): Penyaluran 20.000 liter air bersih yang dibagi ke pengungsian mandiri, Kodim Reok, dan Polsek Reok.
  • Kecamatan Palue (Kab. Sikka): Penyaluran 150 dus air mineral kemasan.

​Kementerian PU terus memantau kondisi lapangan untuk merencanakan perbaikan permanen sekaligus memastikan pasokan air bersih bagi pengungsi tetap terpenuhi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan