Ditunjuk sebagai Wamendagri, Tito Karnavian Tugaskan Bima Arya Fokus pada Dukcapil dan Pilkada

Mendagri Tito Karnavian bersama Wamendagri Ribka dan Bima Arya di gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/24). (Foto: Dok. Detikcom)

bogortraffic.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberikan sejumlah arahan kepada Bima Arya, yang baru saja ditunjuk sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri).

Dalam pertemuan yang berlangsung di gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Tito menekankan pentingnya tugas yang harus diemban Bima, terutama dalam bidang kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil).

Bacaan Lainnya

“Kemudian untuk Bima Arya, ini Dirjen Dukcapil jadi Pj Gubernur DKI, malah ada program besar sekali e-Government yang perlu pembangunan infrastruktur IT. Saya sampaikan anggaran, tinggal beliau melakukan eksekusi dan koordinasi dengan KemenPAN-RB, Kemenko Marves, Menkominfo untuk memberikan dukungan maksimal terhadap sistem yang diinginkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Tito di di gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/24).

Selain itu, Tito juga menugaskan Bima untuk mengkoordinir bidang politik dan pemerintahan umum. Mendagri optimis bahwa pengalaman Bima sebagai sarjana politik akan membantu menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik.

“Saya juga meminta beliau untuk membuat desk monitoring pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November ini. Ini tentu perlu koordinasi dengan Polhukam, TNI, dan Polri,” tambahnya.

Tito berharap agar Bima dapat melaksanakan tugas dengan baik, terutama terkait pelaksanaan pilkada yang akan datang. Ia juga memberikan apresiasi kepada Bima atas pengalamannya yang luas selama menjabat di Kota Bogor.

“Intinya, supaya pilkada tetap berjalan baik. Ke depan kita juga perlu memikirkan sistem yang mencakup organisasi kemasyarakatan dan toleransi, karena tugas politik dan pemerintahan umum adalah menjaga serta mengembangkan nilai-nilai kebinekaan, Pancasila, persatuan, dan kesatuan bangsa. Tugas ini tidak mudah, namun saya yakin dengan pengalaman beliau di Bogor, ia mampu menjalankannya,” tutup Tito.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan