bogortraffic.com, JAKARTA – Kabar gembira bagi pencinta perjalanan darat. Perum DAMRI resmi membuka opsi baru rute perjalanan bus langsung (direct) dari Jakarta menuju Denpasar, Bali.
Langkah ini diambil untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat yang ingin bepergian ke Pulau Dewata menggunakan transportasi darat, terutama menjelang musim mudik dan liburan.
Selama ini, DAMRI hanya mengoperasikan rute hingga Banyuwangi sebagai titik terakhir sebelum menyeberang ke Bali.
Namun, melihat tren peningkatan penumpang, perusahaan pelat merah ini memutuskan untuk mengekspansi layanan hingga ke jantung Pulau Bali.
Tahap Uji Coba: Seminggu Sekali
Layanan baru ini saat ini masih berada dalam tahap uji coba operasional (trial run). DAMRI akan memantau respons pasar sebelum memutuskan untuk meningkatkan frekuensi perjalanan.
“Rute baru yang kami launching ini adalah dari Jakarta ke Denpasar, dan ini direct. Selama ini kami hanya sampai Banyuwangi,” kata SVP Komersial dan Pengembangan Usaha Damri, Agus Hari Survijanto, Jumat (6/3/2026).
Agus menjelaskan bahwa potensi permintaan ke Bali sebenarnya cukup besar, sehingga tidak menutup kemungkinan layanan ini akan beroperasi lebih sering di masa mendatang.
“Untuk tahap awal ini kami jalankan sebagai trial run. Saat ini mungkin seminggu sekali dulu, tetapi ini rutin. Kalau permintaannya bagus tentu akan kami tambah. Kami yakin sebenarnya permintaan ke Denpasar itu banyak. Kalau responsnya baik, bukan tidak mungkin nantinya kami operasikan setiap hari,” ujar Agus.
Titik Keberangkatan dan Tarif Tiket
Masyarakat yang ingin mencoba rute lintas pulau ini dapat berangkat dari beberapa titik strategis di Jakarta, yaitu Kemayoran, Cakung, dan Terminal Pulo Gebang. Ketiga titik ini dipatok dengan harga tiket yang seragam.
General Manager Damri Cabang Jabodetabek, Nardi, membeberkan rincian tarif untuk rute Jakarta-Denpasar tersebut.
“Untuk rute Jakarta-Denpasar tarif normalnya sekitar Rp590.000. Saat periode Lebaran biasanya ada kenaikan sekitar 10% sampai 20%,” jelas Nardi.
Kehadiran rute langsung ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi darat jarak jauh sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang nyaman dan terjangkau bagi wisatawan maupun pemudik yang menuju Bali.






