Bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, menggandeng IPB University, komunitas, dan lembaga lain dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor 2025-2045 untuk menjadikan kota sebagai pusat sains kreatif, maju, dan berkelanjutan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Rudy Mashudi, menjelaskan bahwa masukan dari para akademisi dikurasi, dikerucutkan, dibahas, dan disinkronkan dengan indikator yang diberikan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
“Masukan tersebut kita susun dan hari ini kita coba sosialisasikan rumusan itu, menjadi bagian dari penyusunan RPJP Kota Bogor 2045 yang sains kreatif, maju, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rudy menjelaskan bahwa proses penyusunan RPJPD Kota Bogor 2025-2045 melalui proses yang panjang, dimulai dari evaluasi RPJPD Kota Bogor pada 2023, terkait pencapaian, dan catatan penting untuk dilanjutkan.
Dalam proses penyusunan evaluasi rancangan awal dan akhir, Bapperida bekerja sama dengan IPB University.
“Untuk penyusunan RPJPD 2045, kita sudah beberapa kali tahapan dari rancangan awal. Kemudian di rancangan akhir juga beberapa kali melakukan forum group discussion (FGD) untuk tema-tema yang kita khususkan,” jelasnya.
Rudy menyebut bahwa FGD yang telah digelar antara lain terkait dengan pembangunan manusia, perekonomian, lingkungan dan infrastruktur, juga tata kelola pemerintahan.
Pihaknya juga mempertimbangkan aspek internal dan eksternal yang ada di Kota Bogor, termasuk antisipasi-antisipasi terkait dengan kebijakan oleh Pemerintahan Pusat maupun oleh Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
“Misalnya ibu kota negara pindah, tapi kan ada undang-undang Daerah Khusus Jakarta. Di dalamnya ada aglomerasi Jabodetabek, itu kita manfaatkan juga,” ucapnya.
Terakhir, Rudy mengatakan bahwa Bapperida akan mengkomunikasikan susunan RPJPD 2025-2045 ini secara politik melalui DPRD Kota Bogor.
“Ini sudah masuk dalam Prolekda 2024 untuk dibahas melalui pansus dan perda. Kemungkinan kita akan masukkan di bulan Juli-Agustus,” kata Rudy. (KR-SBN)






