Ekonomi Tebing Tinggi Pulih, Mendag Busan: Harga Bapok Kini di Bawah HET

Mendag Budi Santoso pastikan ekonomi pulih pasca banjir dan harga bapok stabil di bawah HET.

bogortraffic.com, TEBING TINGGI – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan aktivitas perdagangan di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, telah kembali normal sepenuhnya.

Hal ini terpantau saat Mendag yang akrab disapa Busan tersebut meninjau Pasar Gambir pada Jumat (27/2/2026).

Bacaan Lainnya

Situasi ini menandai pulihnya denyut ekonomi masyarakat pasca bencana banjir yang melanda pada November 2025 lalu.

Sebelumnya, bencana tersebut sempat melumpuhkan distribusi barang dan aktivitas jual beli akibat kerusakan akses serta drainase pasar.

Usai melakukan pengecekan langsung di lapangan, Mendag Busan menyatakan bahwa gangguan distribusi yang terjadi beberapa bulan lalu kini telah teratasi.

“Kami meninjau Pasar Gambir yang sebelumnya terdampak bencana banjir. Setelah pengecekan, kami lihat aktivitas pasar telah kembali normal. Kegiatan perdagangan dan perekonomian di pasar sudah berjalan seperti biasa dan harga-harga terpantau stabil,” ujar Mendag Busan.

Berdasarkan pantauan di Pasar Gambir, sebagian besar komoditas bahan pokok (bapok) dijual sesuai atau bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan (HA).

Misalnya, beras SPHP Bulog dijual Rp12.200/kg, daging sapi Rp130.000/kg, dan cabai merah keriting Rp28.000/kg.

Sejumlah pedagang di Pasar Gambir mengonfirmasi bahwa pasokan barang kini mengalir lancar. Pandi, pemilik Toko Sembako AJ, menegaskan bahwa stok beras subsidi tetap melimpah meskipun sempat terjadi bencana.

“Untuk stok beras SPHP aman dan selalu disuplai. Saat ini, beras SPHP ukuran 5 kilogram dijual Rp61.000 atau Rp12.200/kg, masih di bawah HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp13.000/kg,” ucap Pandi.

Senada dengan Pandi, pedagang lain bernama Simanjuntak mengungkapkan bahwa ketersediaan komoditas seperti cabai kini jauh lebih baik dibanding saat banjir melanda.

“Saat ini, harga cabai merah keriting Rp28.000/kg dan pasokan sudah tersedia. Kalau dibandingkan waktu bencana banjir, saat itu sempat kosong karena distribusi terganggu dan transportasi tidak lancar,” ujarnya.

Dalam peninjauan ini, Mendag Busan didampingi oleh Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Moga Simatupang.

Turut hadir pula Wakil Gubernur Sumatra Utara Surya, Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan Perum BULOG setempat.

Kehadiran lintas instansi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan perlindungan konsumen di daerah terdampak bencana tetap terjaga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan