bogortraffic.com, BOGOR — PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT PMLI), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, menggelar sharing session Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Pastrypreneur” di Bogor.
Bekerja sama dengan UMKM binaan Local Pride Spot (LOPS) Pelindo, program Pastrypreneur PT PMLI Pelindo ini diikuti oleh 15 pelaku usaha mikro yang berfokus pada pengembangan bisnis olahan kue dan kuliner.
Senior Manager Corporate Secretary PT PMLI, Wuri Hendrayani, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas usaha mikro agar mampu naik kelas secara berkelanjutan.
”Kami berharap melalui kisah inspiratif dan pendampingan ini, para peserta makin termotivasi untuk berinovasi, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas jangkauan pasar guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Wuri, Rabu (19/8/2026).
Program ini menghadirkan pendiri UMKM Salaku binaan Pelindo, Shelly, yang membagikan kiat sukses mengeskalasi bisnis kuliner melalui inovasi produk, efisiensi produksi, hingga strategi pemasaran yang adaptif.
Para peserta dibekali materi pengembangan bisnis yang komprehensif meliputi, Penguatan Legalitas Usaha, Manajemen Keuangan & Produks hingga Digitalisasi & E-Commerce.
Pemahaman pentingnya kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi Halal, serta izin PIRT sebagai fondasi utama kepercayaan konsumen.
Tata kelola keuangan yang disiplin dengan memisahkan rekening pribadi dan bisnis, penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang tepat, serta efisiensi operasional.
Pelatihan langsung optimalisasi pendaftaran dan pemasaran produk melalui platform digital seperti Shopee.
”Melalui pendampingan aplikatif dari hulu ke hilir ini, PT PMLI berkomitmen menciptakan kemandirian ekonomi bagi para pelaku usaha mikro agar dapat berdaya saing di pasar digital.” tukas Wuri Hendrayani




