Pj TP PKK Jabar Apresiasi Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bogor

TP PKK Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Pangan Murah. (Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor)

bogortraffic.com. KABUPATEN BOGOR – Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat, Amanda Soemedi Bey Machmudin, memberikan apresiasi tinggi kepada TP PKK Kabupaten Bogor atas suksesnya pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg, GPM dilanjutkan di Kecamatan Sukamakmur dan Tanjungsari pada Kamis (4/7/24).

Selama dua hari pelaksanaan, GPM di Kabupaten Bogor berhasil menarik antusiasme masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kecamatan Sukajaya, Cigudeg, Sukamakmur, dan Tanjungsari menjadi lokasi pelaksanaan GPM yang diadakan oleh TP PKK Kabupaten Bogor.

Berita Lainnya

Amanda Soemedi Bey Machmudin menjelaskan bahwa program GPM ini adalah bagian dari upaya TP PKK Provinsi Jawa Barat, yang bekerja sama dengan TP PKK pusat, untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

“Provinsi Banten dan Jawa Barat dipilih oleh TP PKK pusat untuk melaksanakan kegiatan GPM pada bulan Juli ini. Di Jawa Barat, kami telah menunjuk Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bogor sebagai lokasi pelaksanaan,” jelas Amanda.

Selain itu, Amanda mengapresiasi TP PKK Kabupaten Bogor yang berhasil melaksanakan GPM di empat lokasi berbeda. Ia juga menekankan pentingnya komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menyediakan komoditas pangan seperti beras, telur, minyak goreng, daging, dan sayuran dengan harga terjangkau.

“Gerakan Pangan Murah ini memperkuat pesan bahwa pangan adalah hak asasi manusia yang harus tersedia untuk semua orang,” tandas Amanda.

Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus dan anggota TP PKK untuk terus mengedukasi dan memberikan bimbingan kepada keluarga agar memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur atau tanaman produktif lainnya.

Hal ini tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga mengurangi beban konsumen dan memitigasi dampak inflasi pangan. Selain itu, Amanda mengajak semua pihak untuk mengkampanyekan Gerakan 3B (beragam, bergizi, dan berimbang) guna meningkatkan gizi keluarga dan menekan angka stunting di Provinsi Jawa Barat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah diharapkan mampu berkontribusi besar dalam membangun ketahanan pangan di tengah masyarakat,” ujar Amanda.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Siti Chomzah Asmawa, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan GPM di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik berkat kerja sama antara TP PKK Pusat, TP PKK Provinsi Jawa Barat, dan TP PKK Kabupaten Bogor.

“GPM terdiri dari penjualan minyak goreng dengan harga lebih murah dari pasaran, serta sembako seperti beras, daging, telur, sayur mayur, dan kebutuhan pokok lainnya,” terang Siti.

Siti Chomzah juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pj. Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat dan menyatakan bahwa Kabupaten Bogor akan kembali melaksanakan GPM di lokasi yang berbeda pada bulan-bulan mendatang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Asep Mulyana, turut mendukung kegiatan GPM ini dengan menyediakan dua paket untuk dua hari pelaksanaan. Setiap paketnya berisi 11 kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat.

Hadir dalam acara ini Pj. Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Amanda Soemedi Bey Machmudin, Pokja 2 TP PKK Pusat dan Provinsi Jawa Barat, Pj. Ketua PKK Kabupaten Bogor, Siti Chomzah Asmawa, beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Bogor, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, camat beserta ketua TP PKK Kecamatan Sukamakmur dan Tanjungsari, serta para kepala desa dan ketua TP PKK desa se-Kecamatan Sukamakmur dan Tanjungsari.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan