bogortraffic.com, BOGOR- Polres Bogor menggelar kegiatan Jumat Curhat untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat dan menampung aspirasi warga secara langsung. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Mediasi Polres Bogor ini dipimpin oleh Kabag Ren Polres Bogor, Kompol Siluh Nengah Sri Marhaeni, S.E., yang mewakili Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres Bogor serta perwakilan masyarakat. Salah satunya adalah Bp. Suwardi, warga Desa Tegal, Kecamatan Kemang, yang menyampaikan keresahannya terkait aktivitas anak-anak muda yang sering nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam. Kondisi ini dikhawatirkan warga dapat memicu tawuran atau aksi geng motor.
Menanggapi keluhan tersebut, Kompol Siluh Nengah Sri Marhaeni mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam, atau langsung kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek setempat.
Kasat Binmas AKP Nimrod, S.H., menyampaikan maklumat dari Kapolda Jabar tentang pemberantasan premanisme dan geng motor.
Ia menekankan bahwa selama masa MPLS, Sat Binmas telah gencar memberikan edukasi terkait bullying, kenakalan remaja, dan bahaya geng motor melalui berbagai kegiatan bersama Dinas Pendidikan, Psikolog, Satgas Pelajar, dan Bapas Bogor.
“Kami juga mengimbau agar para orang tua lebih aktif mengawasi anak-anaknya, memastikan mereka pulang ke rumah sebelum pukul 21.00 WIB, dan tidak berada di luar rumah hingga larut malam,” ujar AKP Nimrod.
Kegiatan Jumat Curhat ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Polres Bogor berkomitmen menjadikan program ini sebagai sarana untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Bogor.






